Home Olahraga Masa depan Raphinha di FC Barcelona dibahas oleh presiden Joan Laporta setelah...

Masa depan Raphinha di FC Barcelona dibahas oleh presiden Joan Laporta setelah penandatanganan Karim Adeyemi

4
0



Raphinhamasa depan Barcelona telah dipertanyakan, baik oleh laporan ketertarikan yang diterimanya dari luar negeri maupun kesepakatan klub baru-baru ini untuk menandatangani kontrak Karim Adeyemiyang tinggal menunggu pengumuman resminya. Ketika spekulasi berkembang tentang kemungkinan kepergiannya, presiden Joan Laporta kini telah membebani situasi pemain Brasil itu.

Barcelona termasuk klub paling aktif selama bursa transfer musim panas, meski Piala Dunia 2026 masih berlangsung, amankan Anthony Gordon dan sekarang mendekati Adeyemi. Menurut Fabrizio Romano, pihak klub telah mencapai kesepakatan dengan Borussia Dortmund untuk 22 juta euro ditambah hingga 7 juta euro sebagai tambahan terkait penampilan dan bonus gelar.

Berbicara kepada wartawan di Dallas, di mana ia melakukan perjalanan untuk menonton semifinal Piala Dunia antara Prancis dan Spanyol, Laporta sangat antusias ketika ditanya tentang kesepakatan Adeyemi: “Kami sangat gembira Adeyemi. Kami sudah menyukainya untuk sementara waktu sekarang. Dia berbahaya dan cepat, dan penandatanganannya ditangani dengan sangat baik oleh Deco. Berita itu datang tepat pada saat yang seharusnya.

Dan Raphinha?

Pakar transfer Fabrizio Romano baru-baru ini mengabarkan hal itu Al Hilal telah menyatakan minatnya untuk mengontrak Raphinhayang telah menjadi incaran klub-klub Saudi selama beberapa waktu terakhir. Meskipun preferensi pemain Brasil itu adalah bertahan di Barcelona, ​​​​pembelanjaan agresif klub di posisi menyerang menandakan pembangunan kembali yang kemungkinan akan membutuhkan kepergian.

Raphinha dan Robert Lewandowski dari FC Barcelona membawa trofi La Liga 2025-26.

Namun Laporta bersikap tegas ketika ditanya tentang masa depan Raphinha. “Raphinha akan tinggal. Kami sama sekali tidak tertarik dia meninggalkan Barca. Dia adalah pilar. Dengan Gordon dan Adeyemi, saya melihat kami memperkuat serangan, tapi itu tidak berarti kami akan berpisah dengan Raphinha, yang merupakan kunci bagi kami.“, kata presiden.

lihat juga

Laporta juga merefleksikan musim Raphinha 2025-26, yang gagal mencapai standar yang dia tetapkan tahun sebelumnya ketika dia menjadi salah satu pesaing Ballon d’Or. “Yang memalukan musim lalu adalah itu dia tidak bisa berada dalam kapasitas penuh selama bagian terakhir ini Liga, Liga Champions dan Copa. Hasilnya akan berbeda“, tambahnya.

Meski Marcus Rashford diperkirakan tidak akan kembali lagi, skuad penyerang Barcelona tetap memiliki persediaan yang baik. Lamine Yamal, Raphinha, Dani Olmo, Fermin Lopez, Ferran Torres, Rony Bardghji, Gordon dan Adeyemi semuanya bersaing untuk mendapatkan posisi di sayap dan lini tengah menyerang, dan dengan klub yang masih menghadapi situasi keuangan yang sulit, kepergiannya pada musim panas ini sepertinya tidak bisa dihindari.