Home Olahraga Moses Simon mengklarifikasi komentar Rangers, mengatakan dia tidak bermaksud jahat

Moses Simon mengklarifikasi komentar Rangers, mengatakan dia tidak bermaksud jahat

5
0


Pemain sayap Super Eagles Moses Simon telah menjelaskan komentarnya baru-baru ini tentang Rangers International FC, dengan mengatakan bahwa komentar tersebut didasarkan pada pengalaman pribadinya dan tidak pernah dimaksudkan untuk menyinggung siapa pun atau menggambarkan klub secara buruk.

Dalam pernyataan yang dibagikan di laman media sosialnya pada Selasa 14 Juli 2026, bintang Paris FC itu mengatakan ia telah merenungkan wawancara sebelumnya dan merasa penting untuk mengklarifikasi berbagai hal.

Simon mengatakan pengalaman yang dia bicarakan terjadi selama periode tertentu dalam karirnya dan tidak boleh dilihat sebagai cerminan dari tim Rangers saat ini atau kepemimpinannya.

“Pengalaman di Rangers yang saya bicarakan adalah pengalaman saya sendiri dan didasarkan pada periode tertentu dalam karier saya. Itu tidak boleh dianggap sebagai cerminan kondisi klub besar dan bersejarah saat ini,” tulisnya.

Ia juga menegaskan, komentarnya tidak pernah bermaksud untuk menggambarkan suku atau kelompok masyarakat mana pun secara negatif.

“Saya selalu percaya pada nilai-nilai rasa hormat, persatuan, dan menilai orang berdasarkan karakternya, bukan latar belakangnya,” tambah Simon.

Pemain internasional Nigeria berterima kasih kepada Managing Director dan Managing Director Rangers, Amobi Ezeaku karena telah menghubunginya setelah wawancara.

Simon mengatakan dia mengapresiasi diskusi jujur ​​mereka dan memuji Ezeaku atas pengertian dan profesionalismenya.

Dia juga mendoakan kesuksesan Rangers di sisa musim ini dan tahun-tahun mendatang, dengan mengatakan bahwa klub tersebut akan selalu mendapat tempat istimewa di sepak bola Nigeria.

Klarifikasi muncul setelah Simon mengklaim dalam sebuah wawancara dengan Urban Dwell Sports bahwa Rangers menolak kontrak profesionalnya beberapa tahun yang lalu karena sukunya, meskipun menghabiskan tiga bulan untuk uji coba dan menjadi kapten tim Tes.

Rangers dengan cepat menolak tuduhan tersebut dalam sebuah pernyataan resmi, menegaskan bahwa klub tidak pernah melakukan diskriminasi terhadap pemain berdasarkan etnis, agama, atau tempat asal mereka.

Klub yang berbasis di Enugu mengatakan perekrutan mereka selalu didasarkan pada kemampuan sepak bola, disiplin, karakter dan komitmen, menambahkan bahwa para pemain dari berbagai wilayah di Nigeria telah mewakili Rangers sepanjang sejarahnya.

Setelah diskusi antara kedua belah pihak, Simon kini menegaskan bahwa komentarnya berkaitan dengan pengalaman pribadinya dan tidak boleh dianggap sebagai penilaian terhadap klub seperti yang terjadi saat ini.