Home Olahraga Presiden La Liga menyerukan pengunduran diri bos FIFA Gianni Infantino

Presiden La Liga menyerukan pengunduran diri bos FIFA Gianni Infantino

4
0


Presiden La Liga Javier Tebas telah meminta presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengundurkan diri, dengan mengatakan badan sepak bola dunia itu “menghancurkan industri sepak bola”.

Berbicara kepada surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport, Tebas mengatakan ia yakin masa jabatan Infantino sebagai presiden FIFA telah berakhir.

“Menurut saya ya, saya pikir waktunya sudah habis,” kata Tebas ketika ditanya apakah Infantino harus mengundurkan diri.

Namun, ia mengakui Infantino kemungkinan besar akan tetap menjabat karena mendapat dukungan dari banyak asosiasi sepak bola nasional.

Tebas menuding FIFA mengambil keputusan yang merugikan sepak bola nasional. Dia mengkritik penerapan istirahat hidrasi wajib di Piala Dunia FIFA 2026, paruh waktu final yang lebih panjang, dan gagasan untuk memperluas turnamen menjadi 64 tim di masa depan.

Ia mengatakan sepak bola tidak boleh hanya fokus pada Piala Dunia.

“Industri sepak bola tidak terbatas pada Piala Dunia,” kata Tebas.

“Liga nasionallah yang membuat sepak bola tetap hidup. Mereka merusak industri sepak bola, yang menyediakan ribuan lapangan kerja, untuk turnamen yang hanya berlangsung 40 hari.”

Tebas juga mempertanyakan keputusan FIFA yang menunda skorsing striker Amerika Folarin Balogun selama Piala Dunia. Dia mengatakan isu ini bisa menjadi jauh lebih penting jika Amerika Serikat tetap ikut serta dalam kompetisi ini.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin sebelumnya mengkritik penanganan FIFA terhadap kasus Balogun, dan menyebutnya “belum pernah terjadi sebelumnya, tidak dapat dipahami, dan tidak dapat dibenarkan.”

Tebas juga mengklaim bahwa istirahat hidrasi wajib tidak diperlukan di banyak stadion karena dilengkapi dengan sistem pendingin. Dia berpendapat bahwa waktu istirahat terutama digunakan untuk memungkinkan lebih banyak iklan televisi.

“Istirahat hidrasi adalah sebuah kebohongan,” katanya.

“Kami hanya menggunakannya di La Liga saat cuaca sedang panas. FIFA melakukan apa yang diinginkannya demi kepentingannya sendiri, bukan demi kebaikan sepak bola.”

Final Piala Dunia 2026 juga menampilkan pertunjukan paruh waktu selama 27 menit dengan penampilan dari bintang musik internasional, lebih lama dari waktu istirahat tradisional yang biasanya berdurasi 15 menit. Tebas mengatakan ini adalah contoh lain dari FIFA yang mengutamakan kepentingan komersial di atas pertandingan.

Meski mendapat kritik, Gianni Infantino diperkirakan akan mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat sebagai presiden FIFA pada kongres organisasi tersebut Maret mendatang.