Lionel Scaloni menegaskan kembali bahwa Spanyol lebih baik dari Argentina di final Piala Dunia hari Minggu.
Argentina terpuruk di Stadion New York New Jersey, tempat Ferran Torres terbukti menjadi pahlawan Piala Dunia Spanyol.
Golnya di perpanjangan waktu memastikan kemenangan 1-0 bagi La Roja yang mendominasi sepanjang pertandingan.
Argentina menjadi tim pertama yang gagal melepaskan satu tembakan pun pada waktu normal di final Piala Dunia, dan mereka hanya berhasil melakukan total dua percobaan, yang pertama dilakukan oleh Lionel Messi pada menit ke-117.
Para pemain Scaloni merasa dirugikan ketika wasit Slavko Vincic mengeluarkan Enzo Fernandez di penghujung waktu normal babak kedua, namun Scaloni menegaskan wasit tidak bertanggung jawab atas kekalahan tersebut.
“Apakah wasitnya tidak adil?” Tidak, kami kalah karena Spanyol lebih baik dari kami,” kata Scaloni kepada wartawan sekembalinya ke Argentina.
“Harus kami akui, mereka bermain lebih baik. (Mengakui hal itu) akan membuat kami lebih baik dalam jangka panjang.”
Argentina melakukan 25 pelanggaran melawan Spanyol, terbanyak dalam pertandingan Piala Dunia sejak…
Argentina (26 tahun) melawan Prancis di final Piala Dunia 2022. pic.twitter.com/9zqUss33sq
– Analis Opta (@OptaAnalyst) 19 Juli 2026
Scaloni juga menyatakan kelelahan berperan dalam penampilan mengecewakan Argentina.
“Kami mungkin sampai pada final yang kosong, itulah kenyataannya,” katanya.
Perjuangan pemain Argentina itu tak tertolong dengan cederanya Lisandro Martinez yang harus digantikan.
“Kami menghadapi kesulitan, mencapai apa yang dulunya tampak mustahil dan tidak pernah membuat alasan, kami hanya menemukan alasan untuk terus maju,” tulis bek Manchester United itu dalam postingan di media sosial.
“Kami mempertahankan warna kami jauh di luar lapangan dan berbagi momen tak terlupakan bersama tim nasional, bersama keluarga kami, dan dengan dukungan tanpa syarat dari seluruh warga Argentina. Akan selalu menjadi suatu kehormatan besar untuk mewakili Anda.”




















