Home Opini Utusan Malaysia dipanggil oleh AS karena sikap Israel

Utusan Malaysia dipanggil oleh AS karena sikap Israel

4
0


Departemen Luar Negeri AS memanggil duta besar Malaysia di Washington untuk menjelaskan sikap Kuala Lumpur terhadap Israel, kantor berita resmi Bernama melaporkan.

Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan mengatakan Duta Besar Muhammad Shahrul Ikram Yaakob mengatakan kepada Departemen Luar Negeri bahwa kebijakan lama negara tersebut untuk tidak mengakui Israel bukanlah hal baru.

“Ini selalu menjadi kebijakan Malaysia. Kebijakan imigrasi kami tidak mengakui Negara Israel atau rezim Zionis. Ini sudah menjadi posisi kami sejak lama,” ujarnya.

“Ada seseorang dengan kewarganegaraan ganda Amerika dan Israel yang memasuki Malaysia menggunakan paspor Amerika. Namun, pemeriksaan selanjutnya mengungkapkan bahwa dia juga memiliki kewarganegaraan Israel, dan kami memintanya untuk pergi.”

Hal ini menyusul pengumuman Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pekan lalu bahwa pihak berwenang akan mendeportasi semua warga negara Israel yang ditemukan di negara tersebut.

Kementerian Dalam Negeri Malaysia telah meluncurkan penyelidikan terhadap proyek yang disebut Network School setelah pengguna media sosial menuduh bahwa beberapa peserta adalah warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda dan memasuki Malaysia menggunakan paspor dari negara lain – yang melanggar undang-undang imigrasi Kuala Lumpur.