Home Opini Pembaruan pagi | Melihat ke Timur Tengah

Pembaruan pagi | Melihat ke Timur Tengah

3
0


Halo, para pembaca Middle East Eye,

Berikut perkembangan terkini:

  • Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan mereka terus bertukar pesan dengan Amerika Serikat, namun menuduh Washington merusak upaya diplomatik. Esmaeil Baqaei mengatakan kepada televisi ORF Austria bahwa Amerika Serikat telah menghancurkan dan melanggar syarat-syarat penting untuk perundingan.

  • Presiden AS Donald Trump membagikan serangkaian gambar yang dihasilkan AI di platform media sosialnya Truth Social pada hari Minggu, yang menggambarkan penyitaan sebuah kapal tanker Iran dan serangan terhadap terminal ekspor minyak Kharg Iran.

  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan Ukraina terhadap kapal komersial Iran “tidak bisa dibiarkan begitu saja.” Dia mengatakan di X bahwa hal itu merupakan “pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB, yang dilakukan atas perintah Israel untuk menyeret Eropa ke dalam perangnya.”

  • Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa keberhasilan kesepakatan keamanan dengan Israel dapat membuka jalan bagi perdamaian komprehensif tanpa mengorbankan hak Suriah atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

  • Kabinet keamanan Israel telah menyetujui mengizinkan usulan pasukan internasional untuk memasuki wilayah Gaza yang tidak berada di bawah pendudukan Israel, menurut seorang pejabat Israel. Usulan Pasukan Keamanan Internasional adalah bagian dari rencana yang didukung AS untuk Gaza yang diusulkan pada bulan Oktober.

  • Pemukim Israel mendirikan tiga pos baru di tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu, kantor berita Wafa melaporkan. Puluhan pemukim telah menetap di Tel al-Asur, antara kota al-Mughayyir dan Deir Jarir, sebelah timur Ramallah.