Home Olahraga Tottenham sedang mempertimbangkan untuk merekrut pemain gagal Man United, Jadon Sancho

Tottenham sedang mempertimbangkan untuk merekrut pemain gagal Man United, Jadon Sancho

5
0



Pencarian Tottenham untuk pemain sayap baru telah mencapai tahap kritis, dengan rasa frustrasi semakin meningkat atas keengganan Manchester City untuk menyetujui kepergian Savinho.

Pemain Brasil itu tetap menjadi pilihan utama Spurs dan mendukung kepindahan tersebut, namun negosiasi yang berlarut-larut telah memaksa klub London utara itu untuk menyiapkan alternatif lain.

UNDUH APLIKASI CAUGHTOFFSIDE RESMI UNTUK SEMUA PEMBARUAN TERBARU – LANGSUNG KE PONSEL ANDA! PADA APEL & GOOGLE BERMAIN

Satu nama mengejutkan yang masuk dalam pertimbangan adalah Jadon Sancho.

Pemain berusia 26 tahun ini tersedia dengan biaya transfer gratis setelah meninggalkan Manchester United, memungkinkan Tottenham memperkuat serangan mereka sambil menghemat dana untuk posisi lain.

Namun, performanya yang tidak konsisten baru-baru ini menjadikannya pilihan yang lebih berisiko daripada Savinho.

Tottenham menilai Sancho sebagai alternatif pengganti Savinho

Menurut TEAMtalk, Tottenham frustrasi dengan tidak adanya kesepakatan dengan Manchester City dan bisa membatalkan perburuan senilai £60 juta kecuali ada kejelasan segera.

Spurs telah mengevaluasi Antonio Nusa, Cody Gakpo, Rafael Leão dan Sancho sebagai alternatif.

Savinho dilaporkan telah menegaskan kembali bahwa Tottenham adalah tujuan pilihannya, tetapi City menginginkan kepastian yang lebih besar mengenai rencana serangan mereka sebelum menyetujui penjualan.

Penundaan tersebut mendorong Spurs untuk melirik Sancho yang berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan United berakhir.

Sancho menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Aston Villa setelah sebelumnya bermain bersama Chelsea dan Borussia Dortmund.

Ketersediaannya akan menyederhanakan negosiasi, meskipun gaji dan performanya saat ini memerlukan pertimbangan yang cermat.

Sancho bisa bekerja untuk Spurs jika diberi kesempatan

talkSPORT melaporkan bahwa Sancho tetap tanpa klub setelah musim yang mengecewakan di Villa.

Sejarah ini berarti bahwa Tottenham harus melihatnya sebagai peluang daripada pengganti langsung Savinho.

Dalam performa terbaiknya, Sancho adalah pencipta cerdas yang mampu berkombinasi dengan baik di ruang sempit dan dapat beroperasi dari kedua sayap.

Sepak bola Roberto De Zerbi yang berbasis penguasaan bola mungkin cocok untuknya, terutama jika ia dibiarkan masuk ke dalam dan terhubung dengan gelandang serang.

Kekhawatirannya adalah intensitasnya. Tottenham membutuhkan pemain sayap yang menekan secara teratur, ruang menyerang dan mempertahankan level mereka sepanjang pertandingan.

Savinho menawarkan lebih banyak kecepatan dan keuntungan jangka panjang, sementara Sancho datang dengan pertanyaan tentang kepercayaan diri dan keandalan.

Spurs harus terus mendorong Savinho, tetapi tidak selamanya. Sancho bisa menjadi alternatif cerdas dan murah dengan kontrak pendek dan sangat menarik.

Manchester United menghubungi pemain PL berusia lebih dari 23 tahun saat posisi transfer terungkap