Israel telah melakukan 3.005 pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata Gaza, yang mulai berlaku pada bulan Oktober.
“Pelanggaran ini berkisar dari penembakan dan serangan langsung terhadap warga sipil hingga penghancuran seluruh wilayah pemukiman, penembakan berulang kali dan penyerangan ke wilayah pemukiman,” kata kantor media pemerintah Gaza dalam sebuah pernyataan.
Akibatnya, lebih dari 910 warga sipil tewas dan 2.747 lainnya luka-luka. Selain itu, 82 orang diculik dan ditangkap oleh pasukan Israel selama periode ini.
Bantuan terus terhambat oleh pembatasan yang dilakukan Israel, dengan lebih dari 64 persen bantuan ditolak masuk.
Ini termasuk makanan, air, obat-obatan, bahan bakar dan kebutuhan dasar kemanusiaan lainnya.






















