Home Opini Ingin makanan ringan? Cobalah Pilihan Sehat Ini untuk Mengontrol Kalori

Ingin makanan ringan? Cobalah Pilihan Sehat Ini untuk Mengontrol Kalori

4
0


klik disini untuk artikel lainnya dari Kormedi.com.

Saat mencoba menurunkan berat badan, memilih camilan sehat dibandingkan makanan penutup trendi atau makanan cepat saji olahan dapat membuat perbedaan besar.

Faktanya, salah satu kendala terbesar saat berdiet adalah seringnya jajanan yang tergeletak di sekitar meja kerja atau meja makan Anda. Beberapa kue saat bekerja atau belajar, sepotong makanan penutup yang trendi, atau minuman manis di sana-sini dapat dengan cepat meningkatkan total asupan kalori Anda.

Dalam situasi seperti ini, seringkali lebih realistis untuk mengubah kebiasaan ngemil Anda daripada memikirkan kembali pola makan Anda sepenuhnya.

Kuncinya adalah kesederhanaan. Jika jajanan sehat terlalu rumit untuk disiapkan, maka akan sulit disimpan. Saus kental, minyak, dan gula juga dapat menambah kalori yang tidak perlu. Untungnya, Anda bisa membuat camilan yang mengenyangkan dengan sedikit proses memasak hanya dengan memotong bahan-bahan yang sudah dikenal menjadi potongan-potongan kecil atau menambahkan bumbu ringan.

Berikut beberapa ide camilan sehat ala Korea yang bisa menggantikan keripik dan manisan saat Anda sedang ngidam camilan.

Stik Lada dengan Saus Tahu

Jika sayuran biasa tidak memuaskan Anda, coba padukan paprika renyah dengan saus tahu ringan.

Paprika mengandung banyak air dan memiliki tekstur renyah yang menjadikannya pengganti keripik yang baik. Mereka juga rendah kalori, hanya mengandung sekitar 26 kkal per 100 gram. Menambahkan tahu memberikan protein dan rasa kenyang ekstra yang mungkin tidak dimiliki oleh sayuran saja.

Cara membuatnya sederhana: potong paprika menjadi batangan dan sajikan dengan pure tahu yang dicampur sedikit air jeruk nipis, lada hitam, dan sedikit garam.

Hindari menambahkan mayones atau gula, karena dapat menambah kalori dengan cepat. Rasa tahu yang lembut dan pedas dipadukan secara alami dengan manisnya paprika untuk camilan ringan namun memuaskan.

Kubus melon dan mentimun Korea

Saat Anda mendambakan sesuatu yang manis, melon Korea dingin dan kubus mentimun bisa menjadi camilan yang menyegarkan.

Potong melon Korea menjadi kubus kecil dan campur dengan potongan mentimun berukuran sama. Tambahkan sedikit perasan air lemon untuk mencerahkan rasanya.

Melon Korea mengandung sekitar 43 kkal per 100 gram, sedangkan mentimun hanya mengandung 12 kkal, menjadikan kombinasi ini ringan dan menghidrasi.

Karena kedua bahan tersebut mengandung banyak air, keduanya bisa menjadi pengganti es krim atau minuman manis yang baik di cuaca panas. Penambahan mentimun juga menyeimbangkan rasa manis melon dan membuatnya lebih renyah.

Karena melon Korea masih mengandung gula alami, sebaiknya dibagi menjadi cangkir kecil daripada dimakan dalam jumlah banyak sekaligus. Porsi yang proporsional juga membantu mencegah makan berlebihan secara sembrono.

Tusuk sate tomat caprese kecil

Tomat ceri bisa dengan mudah menjadi camilan mini yang menyehatkan.

Masukkan 5 hingga 6 buah tomat ceri ke tusuk sate kecil yang diselingi dengan 2 hingga 3 bola mini mozzarella dan daun kemangi atau selada bayi. Tidak perlu memasak dan hasilnya menarik secara visual dan nyaman untuk dimakan.

Tomat ceri hanya mengandung sekitar 25 kkal per 100 gram dan kaya akan antioksidan seperti likopen dan vitamin C. Mozzarella menambahkan protein dan lemak sehingga meningkatkan rasa kenyang dibandingkan hanya makan tomat.

Yang penting kontrol porsi. Keju mozzarella mengandung sekitar 255 kkal per 100 gramnya, sehingga mengonsumsinya terlalu banyak dapat dengan cepat meningkatkan jumlah kalori. Saat berdiet, sebaiknya jadikan tomat sebagai bahan utama dan gunakan keju secukupnya untuk rasa dan tekstur.

Alih-alih glasir balsamic yang manis, bumbui sedikit dengan lada hitam, jus lemon, atau sedikit cuka balsamic.

Edamame pedas

Saat Anda mendambakan camilan gurih, edamame pedas adalah pengganti keripik yang lebih sehat.

Masak edamame dalam air mendidih atau microwave, tiriskan, lalu tambahkan sedikit bubuk cabai, bubuk paprika, dan lada hitam. Jika perlu, tambahkan sedikit garam saja.

Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan bumbu secara berlebihan, karena asupan natrium yang berlebihan dapat menjadi masalah lain.

Edamame mengandung sekitar 121 kkal per 100 gram dan menyediakan protein nabati dan serat makanan, membuatnya lebih mengenyangkan dibandingkan makanan ringan olahan. Ini juga menyediakan nutrisi seperti folat, zat besi dan magnesium.

Manfaat lainnya adalah mengonsumsi edamame dalam bentuk polongnya secara alami memperlambat laju makan Anda.

Cangkir kubis parut

Kubis yang diparut halus dicampur dengan cuka atau jus lemon dan lada hitam menghasilkan versi coleslaw yang lebih ringan tanpa mayones.

Anda juga bisa menambahkan parutan wortel atau apel untuk menambah rasa manis dan warna.

Kubis hanya mengandung sekitar 25 kkal per 100 gramnya dan perlu banyak dikunyah sehingga menjadi camilan yang mengenyangkan saat Anda sekedar ingin mengunyah sesuatu. Serat makanannya berkontribusi terhadap rasa kenyang, sementara vitamin C dan K memberikan manfaat nutrisi tambahan. Namun, salad sehat pun bisa menjadi tinggi kalori jika terlalu banyak minyak zaitun atau madu ditambahkan. Yang terbaik adalah menggunakan sedikit atau tanpa minyak dan hanya mengandalkan cuka atau jus lemon untuk menambah rasa.

Untuk kenyamanan, bagilah campuran ke dalam cangkir kecil untuk satu porsi daripada membuat dalam jumlah besar. Hal ini memudahkan untuk disantap sebagai camilan kantor tanpa makan terlalu banyak.

Artikel dari Kormedi.com, portal perawatan kesehatan dan pengobatan terkemuka di Korea, diterjemahkan oleh sistem AI generatif dan diedit oleh The Korea Times.