Halo, para pembaca Middle East Eye,
Amerika Serikat dan Iran “sangat dekat” dengan nota kesepahaman, kata Wakil Presiden JD Vance, seraya menambahkan bahwa mereka akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.
Namun, gencatan senjata menjadi rapuh karena gencarnya baku tembak dan kritik antara kedua negara. Dalam perselisihan terbaru mereka, Komando Pusat AS membantah laporan Iran mengenai sebuah pesawat Amerika yang ditembak jatuh di Bushehr.
Berikut adalah beberapa pembaruan terkini dari seluruh wilayah:
-
Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Washington pada hari Jumat untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Islamabad terus memediasi negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, meskipun gencatan senjata lemah.
-
Departemen Luar Negeri mengatakan pihaknya memberikan sanksi kepada beberapa entitas dan individu yang terkait dengan ekonomi minyak Iran.
-
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis mengumumkan niatnya untuk menguasai 70% Jalur Gaza. “Kami saat ini menguasai 60 persen Jalur Gaza, dan arahan saya adalah bergerak menuju penguasaan 70 persen,” kata perdana menteri Israel pada sebuah seminar di Lembah Jordan.
-
Militer Israel menghadapi tekanan yang semakin besar atas kegagalannya menghentikan serangan drone bersenjata Hizbullah, Al Jazeera melaporkan. Drone telah membunuh tentara Israel yang menduduki Lebanon selatan serta tentara di Israel utara.
-
Serangan Israel di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza menewaskan seorang warga Palestina dan melukai beberapa lainnya. Di tempat lain di wilayah tersebut, petugas perlindungan sipil memadamkan kebakaran besar di Khan Younis menyusul serangan Israel terhadap blok perumahan yang berisi tenda untuk pengungsi dan gudang komersial.


















