Saat penggemar kriket bersiap untuk final IPL 2026 antara Royal Challengers Bengaluru (RCB) dan Gujarat Titans (GT), kondisi cuaca di Ahmedabad telah menjadi bahan pembicaraan utama menjelang perebutan gelar.
Ketika kota itu dimulai pada hari Minggu dengan sinar matahari cerah dan langit cerah, kantor cuaca lokal Departemen Meteorologi India (IMD) mengeluarkan peringatan kuning untuk beberapa bagian Gujarat, memperingatkan akan adanya angin kencang dan kemungkinan badai petir. Ramalan cuaca tersebut memicu kekhawatiran mengenai apakah cuaca dapat mempengaruhi salah satu pertandingan terpenting turnamen tersebut.
Pagi yang cerah, namun kekhawatiran akan hujan tetap ada
Ahmedabad telah menghadapi panas yang hebat dalam beberapa hari terakhir, dengan suhu mencapai 43,1 derajat Celcius pada hari Sabtu.
Temperatur tinggi telah memicu peringatan gelombang panas yang parah di beberapa bagian wilayah tersebut. Namun, perubahan kondisi cuaca juga meningkatkan kemungkinan terjadinya badai petir dan hujan dalam beberapa hari mendatang.
Meskipun perkiraan menunjukkan bahwa curah hujan yang lebih luas kemungkinan akan mempengaruhi Ahmedabad dan daerah sekitarnya mulai 1 Juni, para ahli cuaca tidak mengesampingkan kemungkinan pemadaman hujan selama final IPL hari Minggu.
Oleh karena itu, para penggemar dan penyelenggara akan memantau cuaca dengan cermat sepanjang hari.
Peringatan kuning dikeluarkan di beberapa bagian Gujarat
Peringatan kuning yang dikeluarkan oleh layanan cuaca menunjukkan kemungkinan kondisi cuaca buruk, termasuk angin kencang dan badai petir di beberapa wilayah negara bagian.
Meskipun Ahmedabad tetap cerah di pagi hari, perubahan kondisi cuaca di kemudian hari dapat mempengaruhi jalannya pertandingan.
Prospek hujan menghidupkan kembali kenangan pertandingan IPL sebelumnya di Ahmedabad yang terganggu oleh kondisi cuaca ekstrem.
Apa jadinya jika hujan mengganggu final IPL?
IPL memiliki hari cadangan untuk final jika pertandingan yang dijadwalkan tidak dapat diselesaikan karena cuaca atau keadaan tak terduga lainnya.
Namun, prakiraan cuaca menunjukkan hari Senin mungkin lebih basah dibandingkan hari Minggu, sehingga menambah ketidakpastian.
Peraturan turnamen memperbolehkan ofisial melakukan upaya untuk menyelesaikan pertandingan pada hari yang dijadwalkan, meskipun kompetisi harus dipersingkat.
Panitia diharapkan menjajaki semua opsi yang mungkin untuk menyelesaikan final pada hari Minggu sebelum memindahkan proses ke hari cadangan.
Jika kedua hari tersebut hilang, siapa yang menang?
Turnamen juga mempunyai ketentuan jika final tidak dapat diselesaikan pada hari yang dijadwalkan atau hari cadangan.
Dalam skenario ini, Royal Challengers Bengaluru akan dinyatakan sebagai juara saat mereka finis di atas Gujarat Titans dalam tabel poin babak liga IPL 2026.
Aturan ini semakin mementingkan performa di panggung kejuaraan dan berfungsi sebagai penentu kemenangan dalam keadaan luar biasa di mana hasil tidak dapat dicapai.
Ahmedabad telah mengalami gangguan cuaca IPL
Kemungkinan gangguan cuaca bukan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Ahmedabad.
Pada tahun 2023, final IPL antara Gujarat Titans dan Chennai Super Kings diundur ke hari cadangan setelah badai petir dan hujan lebat menyebabkan genangan air di beberapa bagian kota pada hari pertandingan aslinya.
Pertandingan ini akhirnya dilanjutkan pada hari penyelamatan dan menghasilkan salah satu final IPL yang paling berkesan dalam sejarah.
Ramalan cuaca terbaru membuat beberapa penggemar mengingat kejadian tersebut sambil menunggu perebutan gelar hari Minggu.
Rencana perjalanan GT juga dipengaruhi oleh cuaca
Kondisi cuaca yang tidak mendukung telah berdampak pada Gujarat Titans jelang final.
Setelah kemenangan mereka melawan Rajasthan Royals di Kualifikasi 2 pada hari Jumat, perjalanan kembali tim ke Ahmedabad ditunda karena kondisi cuaca yang tidak mendukung di barat laut India.
Menurut laporan, penutupan sementara landasan pacu di Chandigarh telah mempengaruhi beberapa penerbangan, menyebabkan penundaan dan pengalihan.
Alhasil, tim Gujarat Titans dikabarkan mendarat di Ahmedabad sekitar pukul 11 malam pada Sabtu malam.
Dua tim mengejar mahkota IPL kedua
Selain masalah cuaca, final adalah hal yang sangat penting bagi kedua tim.
Gujarat Titans, yang memenangkan gelar IPL pada tahun 2022, berada di final ketiga mereka dan bertujuan untuk memenangkan kejuaraan kedua di depan penonton tuan rumah.
Royal Challengers Bengaluru, sebaliknya, mengakhiri penantian 18 tahun untuk gelar IPL dengan mengalahkan Punjab Kings di Ahmedabad tahun lalu. Sang juara bertahan kini ingin menambah trofi kedua ke lemari mereka.
Dengan dua mantan juara akan bersaing memperebutkan gelar dan ramalan cuaca menambah elemen ketidakpastian, semua mata akan tertuju pada Ahmedabad saat musim IPL 2026 hampir berakhir.



















