
Ketertarikan Arsenal pada striker Aston Villa Morgan Rogers tampaknya lebih dari sekedar kebisingan latar belakang.
Menurut jurnalis talkSPORT Alex Crook, The Gunners sudah melakukan kontak dengan kubu para pemain, sehingga langsung menjadikan ini salah satu kisah transfer paling menarik di musim panas.
Crook menjelaskan situasinya dengan jelas, dengan mengatakan:
“Ketertarikan Arsenal pada Morgan Rogers adalah nyata. Saya diberitahu bahwa sudah ada diskusi awal antara Arsenal dan kubu Rogers. Saya pikir jika tawaran besar dibuat antara 80 dan 100 juta, Villa, dengan keterbatasan finansial mereka, mungkin harus menjualnya.”
Dari sudut pandang Arsenal, mudah untuk memahami daya tariknya.
Morgan Rogers telah mengesankan klub-klub papan atas Liga Premier
Rogers telah menjadi salah satu gelandang serang paling menarik di Liga Premier, menawarkan kekuatan, lari langsung, kreativitas, dan kemampuan memainkan berbagai peran.
Dia bisa beroperasi sebagai pemain nomor 10, dari kiri, atau bahkan sebagai striker kedua, menjadikannya tipe striker fleksibel yang biasanya disukai Mikel Arteta.
Angka-angkanya mendukung hype tersebut. Rogers telah berkontribusi dalam 26 gol selama musim 2025/26, dan Arsenal termasuk di antara klub yang memantaunya karena mereka ingin memperkuat opsi lini tengah dan menyerang mereka musim panas ini.
Dia juga masuk dalam skuad Inggris asuhan Thomas Tuchel untuk Piala Dunia mendatang, menunjukkan betapa cepat reputasinya berkembang.
Apakah Aston Villa terbuka untuk penjualan Rogers?
Masalahnya tentu saja pada posisi Aston Villa. Laporan menunjukkan Villa tidak tertarik untuk menjual salah satu pemain terbaik mereka, namun pembicaraan soal uang.
Jika Arsenal benar-benar mengajukan tawaran antara £80 juta dan £100 juta, Villa akan menghadapi keputusan sulit, terutama dengan tekanan keuangan yang masih ada.
Dia akan menjadi rekrutan brilian untuk Arsenal, tapi hanya jika mereka benar-benar yakin dia bisa menjadi starter reguler.
Menghabiskan uang sebanyak itu untuk opsi tim akan berisiko.
Rogers memiliki fisik, kepribadian, dan pengalaman Liga Premier untuk segera meningkatkan Arsenal. Namun Villa memiliki aset yang kuat dan Arsenal harus menghindari menjadikan minat mereka menjadi keputusasaan.
Pendekatan yang diambil: Arsenal bertujuan membalas dendam terhadap PSG dengan merekrut salah satu pemain kunci mereka






















