Home Opini Iran mengatakan pihaknya ‘tidak percaya’ pada AS karena perundingan perdamaian terhenti

Iran mengatakan pihaknya ‘tidak percaya’ pada AS karena perundingan perdamaian terhenti

5
0


Pejabat senior Iran Ebrahim Azizi mengatakan pada prinsipnya Teheran “tidak mempunyai masalah” dalam melanjutkan perundingan damai dengan Amerika Serikat, tetapi hanya jika Washington membuktikan bahwa mereka melakukan perundingan dengan jujur.

Azizi, yang mengepalai komite parlemen Iran untuk keamanan nasional dan kebijakan luar negeri, mengatakan kepada CNN bahwa kesepakatan apa pun bergantung pada perubahan perilaku AS setelah berbulan-bulan ketidakpercayaan yang mendalam.

“Jika kita bisa mendapatkan jaminan bahwa mereka adalah orang-orang yang bisa bernegosiasi dan mereka juga tunduk pada aturan negosiasi, maka Republik Islam, karena memiliki logika negosiasi, karena memiliki logika dialog, tidak akan memiliki masalah dalam bernegosiasi,” katanya.

Namun Azizi mengatakan Teheran tidak percaya Presiden AS Donald Trump mengatakan kebenaran dalam negosiasi yang bertujuan mengubah gencatan senjata sementara menjadi kesepakatan jangka panjang.

“Tetapi kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami menerima negosiasi sebagai kelanjutan dari medan perang. Kami memandang negosiasi sebagai bagian dari pertempuran,” katanya.

Azizi mengatakan Teheran tidak melihat adanya keinginan serius dari Amerika Serikat untuk melepaskan aset-aset Iran yang dibekukan atau mencapai kerangka kerja yang bisa diterapkan.

“Jika perilaku yang sama terus berlanjut, maka tidak,” katanya. “Kami tidak percaya diri sama sekali.”