Home Opini Korban gempa di Filipina bertambah menjadi 46 orang

Korban gempa di Filipina bertambah menjadi 46 orang

4
0


Rumah rusak akibat gempa di General Santos, Filipina, Selasa 9 Juni. AP-Yonhap

JENDERAL SANTOS, Filipina — Petugas penyelamat di Filipina selatan mengeluarkan satu jenazah dari reruntuhan supermarket yang runtuh pada hari Rabu, ketika jumlah korban tewas akibat gempa besar meningkat menjadi 46.

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter yang terjadi pada Senin di lepas pantai Mindanao menghancurkan bangunan, memicu tanah longsor dan memicu peringatan tsunami di seluruh bagian pulau selatan.

Joey Deluvio, 39, adalah salah satu dari dua karyawan di sebuah supermarket di General Santos City yang menjadi fokus upaya rekonstruksi meskipun ada ancaman gempa susulan yang terus-menerus.

Peralatan pendeteksi kehidupan telah mendeteksi “denyut nadi lemah” pada awal operasi, kata penyelamat setempat Michelle Chua kepada AFP pada hari Rabu, tetapi “saat mereka sampai di tubuh korban… tidak ada tanda-tanda kehidupan”.

Jenazah Deluvio ditemukan terjepit di antara dua balok, tambah Chua.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu menaikkan jumlah korban tewas menjadi 45 orang, sementara jumlah orang hilang meningkat drastis dari empat orang menjadi 17 orang.

Namun, angka kematian tersebut tidak termasuk Deluvio, demikian konfirmasi dari perlindungan sipil.

Sebagian besar korban tewas lainnya berasal dari provinsi Davao Occidental, dan sebagian besar tewas akibat tanah longsor atau bangunan yang runtuh, kata pejabat pertahanan sipil Rafaelito Alejandro dalam sebuah wawancara radio.