Home Olahraga Shai Gilgeous-Alexander memenangkan penghargaan MVP NBA kedua berturut-turut

Shai Gilgeous-Alexander memenangkan penghargaan MVP NBA kedua berturut-turut

2
0


Shai Gilgeous-Alexander secara resmi memenangkan penghargaan Pemain Paling Berharga NBA kedua berturut-turut, melanjutkan salah satu era internasional paling menonjol dalam sejarah liga.

ITU Guntur Kota Oklahoma Superstar ini menjadi pemain ke-14 dalam sejarah NBA yang memenangkan penghargaan MVP berturut-turut, mengukuhkan posisinya di antara para pemain bola basket elit dan ekspor bola basket terbesar Kanada.

Namun di luar kecemerlangan individu Shai, kemenangan MVP terbarunya juga meneruskan tren yang berkembang yang membentuk kembali NBA: dominasi superstar internasional.

Pemain internasional terus mendominasi MVP NBA

Kemenangan Shai berarti pemain kelahiran asing kini telah memenangkan delapan penghargaan MVP NBA berturut-turut.

Pemain kelahiran Amerika terakhir yang memenangkan penghargaan ini adalah James Harden pada tahun 2018.

Sejak itu, penghargaan tersebut didominasi oleh bintang-bintang global, termasuk:

Giannis Antetokounmpo (Yunani)
Nikola Jokic (Serbia)
Joel Embiid (Mewakili Amerika Serikat secara internasional)
Shai Gilgeous-Alexander (Kanada)

Pukulan ini memicu diskusi signifikan di kalangan bola basket tentang pergeseran keseimbangan kekuatan di NBA dan kebangkitan pengembangan bakat internasional.

Sebelum era internasional modern ini, para pemain Amerika telah memenangkan 59 dari 63 penghargaan MVP pertama NBA, yang menyoroti betapa dramatisnya perubahan lanskap liga dalam beberapa tahun terakhir.

Daftar lengkap pemenang MVP NBA terbaru

Pemenang MVP NBA 2020

2020 — Giannis Antetokounmpo (Milwaukee Bucks)
2021 — Nikola Jokic (Nugget Denver)
2022 — Nikola Jokic (Nugget Denver)
2023 — Joel Embiid (Philadelphia 76ers)
2024 — Nikola Jokic (Nugget Denver)
2025 — Shai Gilgeous-Alexander (Guntur Kota Oklahoma)
2026 — Shai Gilgeous-Alexander (Guntur Kota Oklahoma)

Pencapaian ini menyoroti semakin besarnya pengaruh internasional yang saat ini mendominasi NBA.

Pemain akan memenangkan penghargaan MVP NBA berturut-turut

Dengan memenangkan penghargaan MVP berturut-turut, Shai Gilgeous-Alexander bergabung dengan salah satu grup paling eksklusif dalam sejarah NBA.

Daftar lengkap pemenang MVP NBA berturut-turut

Bill Russel – Boston Celtics – 1961, 1962

Wilt Chamberlain – Philadelphia 76ers – 1966, 1967, 1968

Kareem Abdul-Jabbar – Milwaukee Bucks – 1971, 1972

Musa Malone – Houston Rockets / Philadelphia 76ers – 1982, 1983

Larry Bird – Boston Celtics – 1984, 1985, 1986

Magic Johnson – Los Angeles Lakers – 1989, 1990

Michael Jordan – Chicago Bulls – 1991, 1992

Tim Duncan – San Antonio Spurs – 2002, 2003

Steve Nash – Phoenix Matahari – 2005, 2006

LeBron James – Cleveland Cavalier – 2009, 2010

LeBron James – Miami Panas – 2012, 2013

Stephen Curry – Prajurit Golden State – 2015, 2016

Giannis Antetokounmpo – Milwaukee Bucks – 2019, 2020

Nikola Jokic — Denver Nuggets — 2021, 2022

Shai Gilgeous-Alexander – Oklahoma City Thunder – 2025, 2026

Shai juga menjadi guard keempat dalam sejarah NBA yang memenangkan penghargaan MVP berturut-turut, bergabung dengan Magic Johnson, Michael Jordan, Steve Nash, dan Stephen Curry.

Apakah NBA memasuki era global?

Meningkatnya jumlah pemenang MVP internasional telah menyebabkan banyak penggemar dan analis mempertanyakan apakah NBA kini telah memasuki era globalisasi sepenuhnya.

Pertumbuhan global bola basket, peningkatan sistem pengembangan internasional dan perluasan jaringan rekrutmen telah membantu menghasilkan talenta-talenta elit dari negara-negara selain Amerika Serikat pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pemain suka Nikola Jokic, Giannis Antetokounmpo, Joel Embiid, Luka DoncicDan Shai Gilgeous-Alexander telah menjadi wajah NBA modern, dengan banyak bintang liga terbesar kini datang dari luar Amerika.

Khususnya bagi Kanada, kebangkitan Shai yang berkelanjutan mewakili momen penting bagi pertumbuhan bola basket di negara tersebut setelah dua kali kesuksesan MVP. Steve Nash.

Kombinasi penjaga gawang Oklahoma City dalam mencetak gol, kepemimpinan, efisiensi, dan konsistensi telah menjadikannya salah satu pemain liga paling menonjol lagi musim ini.

Di usianya yang baru 27 tahun, warisan Shai – dan revolusi internasional NBA – mungkin baru saja dimulai.