
Dengan Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA untuk ketiga kalinya yang bersejarahketidakhadiran yang signifikan memicu diskusi signifikan di antara para pendukung. Mempekerjakan Lozanosalah satu tokoh paling dikenal di generasinya, tidak akan menjadi bagian dari kampanye tim nasional, membuat banyak orang bertanya-tanya mengapa salah satu bintang paling terkenal El Tri absen dari panggung terbesar sepak bola.
Absennya pemain sayap itu terjadi saat Meksiko memasuki turnamen dengan ekspektasi tinggi setelah memenangkan Piala Emas CONCACAF 2025 dan mendapatkan hak istimewa untuk membuka turnamen melawan Afrika Selatan. Saat perhatian beralih ke tim yang dipilih oleh pelatih Javier Aguirre, pertanyaan seputar Lozano terus mendominasi perbincangan menjelang kickoff.
Meksiko memasuki Piala Dunia 2026 dengan peluang dan tekanan. Tim nasional lolos ke 18 turnamen Piala Duniadan tahun ini menandai pertama kalinya negara ini menjadi tuan rumah kompetisi tersebut sebanyak tiga kali, setelah menjadi tuan rumah acara tersebut pada tahun 1970 dan 1986.
Di bawah kepemimpinan pelatih veteran Javier Aguirre, tim nasional berharap dapat memanfaatkan keunggulan di kandang sendiri dan akhirnya menerobos hambatan yang telah membuat frustrasi generasi penggemar. Penampilan terbaik Meksiko di Piala Dunia terjadi di turnamen kandang sebelumnya, dan selalu mencapai perempat final.
Luis Chavez dari Meksiko merayakan bersama rekan satu timnya
Tim tersebut berisi nama-nama berpengalaman seperti Raul Jimenez, Edson Alvarez dan Guillermo Ochoa, sementara talenta muda termasuk Gilberto Mora dan Obed Vargas diharapkan memainkan peran penting. Namun, ada satu nama familiar yang hilang dari daftar.
lihat juga
Apakah Meksiko pernah memenangkan Piala Dunia? Sejarah, rekor, dan hasil akhir terbaik
Mengapa Hirving Lozano dikecualikan
Alasan utama dikeluarkannya Lozano adalah a kurangnya permainan kompetitif reguler pada bulan-bulan menjelang Piala Dunia. Menurut ESPNDia melaporkan bahwa pemain sayap itu kesulitan di San Diego FC menyusul laporan perselisihan dengan pelatih kepala Mikey Varas. Situasi ini akhirnya menyebabkan Lozano menyimpang dari rencana olahraga klub dan menghabiskan waktu lama jauh dari aksi reguler tim utama.
Pelatih Meksiko Javier Aguirre menjelaskan selama proses seleksi bahwa waktu bermain yang konsisten akan menjadi prasyarat seleksi untuk Piala Dunia. Karena Lozano tidak mampu memenuhi standar ini, kemungkinan besar kelalaiannya semakin besar.
Langkah ini pertama kali diumumkan ketika pemain sayap itu gagal masuk skuad awal Aguirre yang beranggotakan 55 orang. Dengan namanya yang hilang dari daftar itu, tempat di daftar 26 orang terakhir menjadi hampir mustahil.
Hirving Lozano dari Meksiko merayakannya dengan berlutut setelah mencetak gol
Kebijakan pemilihan perusahaan Aguirre
Aguirre mengambil pendekatan ketat saat mempersiapkan turnamen. Pelatih veteran itu menegaskan, setiap pemain yang dipilih harus berkomitmen penuh dan aktif berkompetisi di level klub. Sang pelatih bahkan mengeluarkan peringatan keras untuk menghadiri pemusatan latihan menjelang Piala Dunia: “Siapapun yang tidak datang akan tersingkir dari Piala Dunia. Setidaknya itu adalah satu hal yang tidak bisa kita fleksibelkan.”.”
Filosofi ini melampaui partisipasi dalam pelatihan dan memengaruhi seluruh proses pembangunan tim. Pemain yang berkompetisi secara teratur dan mempertahankan performa yang baik diberi preferensi dibandingkan pemain veteran yang kurang memiliki ritme pertandingan. Hasilnya, skuad terakhir Meksiko mencerminkan performa saat ini dan bukan pencapaian masa lalu.
lihat juga
Pratinjau Piala Dunia Meksiko 2026: Rincian Tim, Pemain Kunci, dan Analisis Taktis
Warisan Lozano bersama Meksiko tetap terjamin
Meski akan melewatkan turnamen tersebut, kontribusi Lozano terhadap sepak bola Meksiko tetap signifikan. Sejak debut seniornya pada tahun 2016, pemain sayap tersebut telah mencetak gol 18 gol dalam 75 penampilan untuk tim nasional dan menjadi salah satu pemain ofensif paling berbahaya di negara ini. Kecepatannya, kecepatan larinya, dan kemampuan mencetak golnya membantu Meksiko menghadapi beberapa tim terkuat di dunia.
Momen paling berkesannya terjadi saat Piala Dunia 2018 di Rusia. Lozano mencetak gol kemenangan dengan luar biasa Kemenangan 1-0 melawan Jermanhasil yang secara luas dianggap sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Meksiko modern. Penampilan ini meningkatkan reputasinya di seluruh dunia dan mengokohkan posisinya di antara pemain paling terkenal di generasinya.






















