Sebuah kelompok peretas aktivis, Handala, telah mengaku bertanggung jawab atas intrusi dunia maya yang menargetkan fasilitas air di California, dan mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai pembalasan atas dugaan serangan AS terhadap infrastruktur air di Iran selatan, Press TV melaporkan.
Kelompok tersebut mengatakan pihaknya memperoleh data dari sistem tersebut dan menggambarkan pelanggaran tersebut sebagai peringatan bagi Washington.
Dalam sebuah pernyataan, Handala mengatakan dia memiliki kemampuan untuk mengganggu pasokan air, namun “gagal memutus pasokan air ke kota-kota Amerika,” dengan alasan kode etik yang berbeda dari lawan-lawannya.
Kelompok tersebut juga mengatakan telah merilis 5 gigabyte data sebagai bukti penyusupan.






















