Home Olahraga Tiga poin pembicaraan dari hasil imbang mengejutkan Qatar melawan Swiss

Tiga poin pembicaraan dari hasil imbang mengejutkan Qatar melawan Swiss

4
0


Qatar mengamankan poin pertama mereka di final Piala Dunia FIFA setelah mencetak gol spektakuler di akhir pertandingan untuk mengamankan hasil imbang 1-1 melawan Swiss dalam pertandingan Grup B mereka.

Tim Swiss tampaknya akan meraih kemenangan setelah striker Breel Embolo mengonversi penalti pada babak pertama menyusul tantangan dari kiper Qatar Mahmoud Abunada terhadap Remo Freuler. Namun, Boualem Khoukhi menyelamatkan satu poin untuk Qatar di masa tambahan waktu, menerima umpan silang dari Homam El Amin pada menit ke-94, memicu perayaan liar di antara para pemain dan penggemar.

Berikut tiga poin pembicaraan utama dari pertandingan tersebut:

Qatar menunjukkan semangat juang yang besar

Qatar menghabiskan sebagian besar pertandingan dalam posisi bertahan dan mendominasi dalam waktu lama. Meski mendapat tekanan dari Swiss, pasukan Julen Lopetegui tidak menyerah dan terus berjuang hingga peluit akhir berbunyi.

Tekad mereka membuahkan hasil ketika Khoukhi melakukan sundulan tinggi untuk menyamakan kedudukan. Gol ini tidak hanya mengamankan satu poin berharga tetapi juga menandai momen bersejarah ketika Qatar meraih poin pertamanya di final Piala Dunia.

Swiss harus membayar mahal atas hilangnya peluang tersebut

Swiss menciptakan beberapa peluang dan seharusnya bisa memenangkan pertandingan dengan nyaman. Dan Ndoye beberapa kali membuang peluang bagus, sementara Ruben Vargas dan Embolo juga gagal memanfaatkan peluang menjanjikan tersebut.

Ketidakmampuan mereka menyelesaikan pertandingan membuat Qatar tetap hidup. Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu, kesia-siaan Swiss kembali menghantui mereka ketika Qatar hampir mencetak gol di laga terakhir pertandingan.

Masih ada pertanyaan mengenai keputusan sanksi

Poin pembicaraan terbesar di babak pertama adalah penalti yang diberikan kepada Swiss. Embolo dengan tenang melakukan konversi dari titik penalti setelah Freuler dijatuhkan oleh Abunada di dalam kotak penalti.

Namun, tayangan ulang televisi tampaknya menunjukkan bahwa Freuler mungkin sedikit offside sebelum insiden tersebut. Bahkan jika gol tersebut sah, keputusan tersebut kemungkinan akan tetap menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar dan pakar.

Hasil tersebut membuat Swiss kecewa setelah kehilangan peluang untuk memuncaki Grup B, sementara Qatar akan mendapatkan kepercayaan diri dari semangat juang mereka menjelang pertandingan berikutnya melawan Kanada. Swiss sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan penting melawan Bosnia dan Herzegovina saat pertarungan untuk kualifikasi terus berlanjut.