Operasi penerbangan komersial di Bandara Internasional Noida di Jewar dimulai pada hari Senin, dengan penerbangan pertama dari Lucknow mendarat di fasilitas yang baru dikembangkan. Menurut kantor berita PTI, maskapai nasional IndiGo telah meluncurkan layanan pertamanya dari bandara.
Sebuah rilis mengatakan penerbangan perdana dijadwalkan lepas landas dari Bandara Internasional Chaudhary Charan Singh Lucknow pada pukul 7:05 dan tiba di Bandara Jewar pada pukul 8:05 pada tanggal 15 Juni.
Para petani ikut serta dalam penerbangan perdananya
Untuk memperingati kesempatan tersebut, 170 petani dan buruh tani dari wilayah Jewar, termasuk 20 perempuan, melakukan penerbangan perdana dari bandara sebagai bentuk apresiasi kepada Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath atas pembangunan wilayah tersebut.
Pejabat bandara mengatakan layanan komersial terjadwal pertama dari bandara kemudian akan beroperasi ke Bengaluru.
Bandara ini menerima izinnya pada bulan Maret
Bandara ini mendapat izin bandar udara dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGAC) pada 6 Maret 2026.
Terletak di distrik Gautam Buddh Nagar, di dalam wilayah Otoritas Pengembangan Industri Jalan Tol Yamuna (YEIDA), bandara ini dianggap sebagai salah satu proyek infrastruktur unggulan pemerintah Uttar Pradesh.
Para pejabat yakin fasilitas ini akan semakin memperkuat posisi negara bagian tersebut sebagai pusat utama penerbangan, logistik, dan konektivitas regional.
Perluasan direncanakan dalam empat tahap
Dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 1.334 hektar, proyek ini direncanakan dalam empat tahap. Menurut proyeksi resmi, kapasitas penumpang tahunan bandara ini diperkirakan akan mencapai 30 juta pada tahun 2031, 50 juta pada tahun 2036, dan 70 juta pada tahun 2040.
PTI melaporkan, mengutip para pejabat, bahwa rencana perluasan akhir memerlukan lima landasan pacu dan kapasitas tahunan sebesar 225 juta penumpang, yang akan menjadikannya salah satu bandara terbesar di dunia.
Konektivitas dan lapangan kerja diharapkan
Bandara ini diharapkan melayani wisatawan dari Uttar Pradesh Barat, Delhi-NCR, Haryana, Rajasthan dan Uttarakhand.
IndiGo berencana menghubungkan bandara secara bertahap ke lebih dari 16 tujuan, termasuk Lucknow, Hyderabad, Amritsar, Chandigarh, Jaipur, Srinagar, dan Pantnagar.
Proyek ini diresmikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi awal tahun ini.
Pemerintah negara bagian memperkirakan bahwa proyek ini akan menciptakan sekitar 100.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung serta menarik investasi besar di bidang manufaktur, logistik, pergudangan, perhotelan, dan sektor terkait di tahun-tahun mendatang.
Dirancang sebagai proyek infrastruktur yang berkelanjutan dan siap menghadapi masa depan, Bandara Internasional Noida bertujuan untuk beroperasi sebagai fasilitas emisi nol bersih, mengintegrasikan sistem hemat energi dan praktik ramah lingkungan. Desain arsitekturnya mengambil inspirasi dari warisan India, menggabungkan unsur-unsur yang mengingatkan pada ghat dan haveli tradisional, sehingga memadukan estetika budaya dengan infrastruktur modern.
Berlokasi strategis di sepanjang Jalan Tol Yamuna, Bandara Internasional Noida dirancang sebagai pusat transportasi multimoda dengan integrasi sistem transportasi jalan raya, kereta api, metropolitan dan regional yang mulus, memastikan konektivitas yang efisien untuk penumpang dan kargo.
(Dengan kontribusi dari kantor berita)






















