
Gelandang Manchester United Manuel Ugarte dikabarkan telah ditawari ke AC Milan, meski belum ada diskusi aktif antar klub pada tahap ini.
Menurut jurnalis Nicolo Schira, pemain internasional Uruguay itu telah ditawari ke pihak Italia, dan hubungannya dengan Ruben Amorim membuat situasi menjadi lebih menarik.
Amorim mengenal Ugarte dengan baik sejak mereka bersama di Sporting CP, dan hubungan itu dapat memberi Milan wawasan tambahan jika mereka memutuskan untuk menjajaki kesepakatan lebih jauh.
Pendekatan ini masih sebatas pada tahap usulan, sehingga salah bila disebut sebagai kemajuan.
Namun, hal ini tampaknya harus diperhatikan, terutama karena United diperkirakan akan membentuk kembali lini tengah mereka musim panas ini.
Sky Sports baru-baru ini mengabarkan bahwa Ugarte menjadi salah satu pemain yang diperkirakan akan meninggalkan Old Trafford.
Koneksi Amorim bisa membantu AC Milan
Ugarte bergabung dengan Man United dari Paris Saint-Germain pada tahun 2024, dengan Liga Premier mengonfirmasi bahwa dia telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi satu tahun lagi.
Langkah itu dimaksudkan untuk memberi United keunggulan jangka panjang di lini tengah, tetapi segalanya tidak berjalan sesuai rencana.
Inilah mengapa Milan bisa menjadi tujuan menarik. Amorim kini telah setuju untuk menjadi pelatih kepala AC Milan, menurut The Guardian, dan dia sebelumnya mempercayai Ugarte di Sporting.
Jika Milan menginginkan gelandang agresif dan disiplin yang sudah memahami tuntutan Amorim, ide tersebut masuk akal.
Man United ingin melepas Ugarte
Pertanyaan terbesarnya adalah uang. United membayar biaya yang besar untuk mengontrak Ugarte, jadi mereka mungkin tidak mau menerima kerugian besar kecuali mereka perlu menciptakan ruang dengan cepat.
Bagi Milan, hal ini hanya masuk akal jika harganya tepat atau sebagai bagian dari struktur kreatif, mungkin pinjaman dengan opsi atau kewajiban.
Belum ada negosiasi, hanya peluang yang ada.
Namun dengan terbukanya United terhadap perubahan di lini tengah dan Milan memasuki era Amorim baru, proposisi ini bisa berkembang jika semua pihak melihat manfaatnya.
Man United mengambil keuntungan di lini tengah saat Arsenal dan Real Madrid tertinggal






















