Pelatih kepala Maroko Mohamed Ouahbi mengucapkan selamat kepada para pemainnya setelah kemenangan mengesankan mereka atas Skotlandia dalam pertandingan penyisihan grup kedua Piala Dunia FIFA 2026, menegaskan Atlas Lions harus tetap fokus pada tugas di depan mereka.
Berbicara usai pertandingan, Ouahbi mengaku senang dengan penampilan tim melawan tim kuat Skotlandia dan menekankan bahwa Maroko akan terus bekerja keras seiring berjalannya turnamen.
“Kami melanjutkan,” kata Ouahbi kepada beIN Sports.
“Itu adalah pertandingan hebat melawan Skotlandia dan para pemain berbakat mereka. Kami ingin menjaga momentum ini dan terus bekerja keras.”
Sang pelatih juga memberikan pujian khusus kepada striker Ismael Saibari, yang mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
“Saibari mencetak dua gol dan saya berharap kami melanjutkan semangat yang sama,” kata Ouahbi.
Ketika ditanya tentang soliditas yang kuat dalam tim, Ouahbi meremehkan perannya dan mengatakan bahwa fondasinya sudah ada sebelum kedatangannya.
“Grupnya sudah ada. Kami hanya menambahkan beberapa pemain muda ke dalam tim. Saya bangga menjadi bagian dari grup ini,” ujarnya.
Ouahbi menambahkan bahwa para pemain senang melihat Saibari menerima penghargaan individu atas penampilannya yang luar biasa.
“Para pemain sangat senang dan mereka senang Saibari dinobatkan sebagai Man of the Match.”
Saibari membuka skor hanya 72 detik setelah kick-off, mencetak rekor gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Sang gelandang mengatakan semangat tim Maroko yang kuat menjadi faktor utama kesuksesan mereka.
“Saya merasa sangat baik. Kami mendapat empat poin dan kami berada di puncak grup, jadi ini pertandingan yang sangat bagus,” kata Saibari.
“Kami semua mempunyai tujuan dan impian yang sama. Kami bekerja sama, kami seperti keluarga dan kami selalu ingin memenangkan setiap pertandingan.”
Kiper Yassine Bounou juga memberikan ucapan selamat kepada rekan satu timnya setelah kembali tampil solid dalam bertahan.
Bounou mengakui Skotlandia terkadang menyulitkannya, namun mengatakan Maroko merespons dengan baik di bawah tekanan.
“Itu bukanlah pertandingan yang mudah. Kami menampilkan performa tingkat tinggi dan saya mengucapkan selamat kepada seluruh rekan satu tim saya,” kata Bounou.
“Skotlandia mencoba memberi kami tekanan, tapi kami bertahan dengan baik dan menciptakan peluang. Mereka menekan keras di 10 menit terakhir, tapi kami melakukan yang terbaik.”
Penjaga gawang berpengalaman ini menambahkan bahwa Maroko semakin membaik di setiap pertandingan dan menekankan pentingnya menjaga kesehatan tim.
“Pertandingan Piala Dunia tidak pernah mudah. Maroko semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan. Kami hanya perlu melindungi para pemain dari cedera agar kami bisa tetap seimbang dalam bertahan dan menyerang.”
Awal apik Maroko di turnamen ini terus menuai pujian dari para pengamat sepak bola di seluruh dunia. Atlas Lions membuka kampanye mereka dengan hasil imbang 1-1 yang mengesankan melawan Brasil sebelum dilanjutkan dengan kemenangan melawan Skotlandia.
Hasil ini juga memperkuat posisi Maroko di peringkat FIFA, dengan Maghreb naik ke peringkat kelima dalam peringkat langsung. Meskipun hasil Piala Dunia selanjutnya masih dapat mempengaruhi peringkat, kebangkitan Maroko menggarisbawahi pertumbuhan status mereka sebagai salah satu tim terkemuka di dunia sepakbola.






















