Home Olahraga Skuad veteran Iran membuat sejarah Piala Dunia dengan hasil imbang melawan Belgia

Skuad veteran Iran membuat sejarah Piala Dunia dengan hasil imbang melawan Belgia

5
0


Iran membuat sejarah Piala Dunia pada hari Sabtu dengan menyebutkan susunan pemain tertua yang pernah ada di turnamen tersebut, namun tim berpengalaman masih memiliki kualitas yang cukup untuk mendapatkan hasil imbang 0-0 melawan Belgia di California.

Tim Iran memulai pertandingan dengan usia rata-rata di atas 32 tahun, mencetak rekor Piala Dunia baru. Meskipun usia mereka, mereka menyamai Belgia sepanjang kompetisi dan nyaris memenangkan ketiga poin.

Iran mengira mereka memimpin di babak pertama berkat striker Mehdi Taremi. Kapten Ehsan Hajisafi dengan cerdik melakukan tendangan bebas melewati tembok Belgia untuk Taremi, yang berbalik dan melepaskan tembakan melewati kiper Thibaut Courtois.

Namun, setelah peninjauan VAR yang panjang, gol tersebut dianulir karena offside.

Jika tim Iran menjadi yang tertua dalam sejarah Piala Dunia, Belgia-lah yang terkadang terlihat kekurangan tenaga. Semifinalis Piala Dunia 2018 ini mendominasi penguasaan bola, menguasai 81% penguasaan bola di babak pertama, namun hanya menciptakan sedikit peluang emas.

Upaya Kevin De Bruyne diblok, sementara Maxim De Cuyper memaksa kiper Iran Alireza Beiranvand melakukan penyelamatan, namun Belgia kesulitan membongkar pertahanan terorganisir Iran.

Iran terus mengancam setelah jeda. Taremi menguji Courtois dengan tendangan keras sebelum Belgia membalas melalui De Cuyper, yang tembakan jarak dekat berhasil diselamatkan oleh Beiranvand.

Tugas Belgia semakin sulit pada menit ke-65 ketika bek Nathan Ngoy dikeluarkan dari lapangan. Sang bek panik setelah melakukan back pass yang buruk dan menjatuhkan Taremi saat striker Iran itu berlari menuju gawang.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Iran berusaha meraih kemenangan, namun Courtois kembali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan serangan jarak jauh Saeid Ezatolahi.

Belgia juga mempunyai peluang di menit-menit akhir, dengan De Cuyper kembali nyaris mencetak gol, namun tidak ada tim yang berhasil menemukan terobosan.

Hasil imbang ini membuat kedua tim memiliki banyak hal untuk dimainkan menjelang pertandingan terakhir grup mereka, karena skuad veteran Iran terus membuktikan bahwa pengalaman masih bisa menjadi senjata berharga di panggung terbesar sepak bola.