Home Olahraga Aston Villa mengakhiri penantian 30 tahun meraih trofi dengan kejayaan Liga Europa

Aston Villa mengakhiri penantian 30 tahun meraih trofi dengan kejayaan Liga Europa

1
0


Aston Villa akhirnya mengakhiri penantian 30 tahun untuk meraih trofi besar setelah mengalahkan SC Freiburg 3-0 di final Liga Europa UEFA pada Rabu malam di Istanbul.

Gol dari Youri Tielemans, Emiliano Buendia dan Morgan Rogers memastikan kemenangan terkenal bagi pasukan Unai Emery ketika tim Liga Premier itu mengklaim trofi pertama mereka sejak memenangkan Piala Liga pada tahun 1996.

Villa mengambil kendali final di penghujung babak pertama ketika Tielemans melepaskan tendangan voli yang kuat pada menit ke-41 setelah menerima tendangan sudut cerdas dari Rogers.

Sesaat sebelum turun minum, Buendia menggandakan keunggulan melalui tendangan melengkung brilian dari luar kotak penalti setelah Freiburg gagal menghentikannya.

Rogers melengkapi kemenangan pada menit ke-58, memanfaatkan umpan silang Buendia dan memicu perayaan liar di antara para penggemar Villa di dalam Stadion Besiktas.

Kemenangan tersebut juga menandai gelar besar pertama Villa di Eropa sejak kesuksesan mereka di Piala Eropa pada tahun 1982, ketika mereka mengalahkan Bayern Munich di Rotterdam.

Para pemain Villa mengenakan kaus putih untuk final, mirip dengan yang digunakan dalam kemenangan bersejarah tahun 1982 itu, dengan legenda klub Peter Withe dan Dennis Mortimer menyaksikan dari tribun.

Manajer Unai Emery melanjutkan rekor luar biasa di Liga Europa dengan memenangkan kompetisi tersebut untuk kelima kalinya. Emery sudah tiga kali mengangkat trofi bersama Sevilla dan satu kali bersama Villarreal.

Keberhasilan ini melengkapi perubahan haluan yang luar biasa bagi Villa, yang berjuang keras di awal musim dan menjalani enam pertandingan tanpa kemenangan.

Sejak mengambil alih pada Oktober 2022, Emery telah mengubah klub dari kandidat degradasi menjadi juara Eropa dan kualifikasi Liga Champions.

Villa mendominasi sebagian besar pertandingan dan seharusnya bisa mencetak gol lebih awal sebelum Tielemans akhirnya mematahkan perlawanan Freiburg dengan penyelesaian luar biasa.

Kemenangan tersebut mengakhiri kekecewaan bertahun-tahun bagi Villa, yang telah menderita beberapa kekalahan piala yang menyakitkan dalam beberapa musim terakhir sebelum akhirnya menikmati malam yang tak terlupakan di Istanbul.