Home Olahraga Cristiano Ronaldo gagal mencetak hat-trick Sepatu Emas tetapi masih bisa tertawa terakhir...

Cristiano Ronaldo gagal mencetak hat-trick Sepatu Emas tetapi masih bisa tertawa terakhir melawan Ivan Toney dan Julian Quinones saat rekor legendaris Liga Pro Saudi yang dipegang bintang Al-Nassr bertahan

3
0



Cristiano RonaldoPengaruh Arab Saudi terhadap sepak bola Saudi terus berkembang bahkan selama musim dimana Al-Nassr Sang kapten gagal mendapatkan Sepatu Emas lainnya. Ivan Nada Dan Julien Quinones mendorong perlombaan ke hari terakhir dengan Al-Ahli, namun meskipun performa mencetak gol mereka mengesankan, duo ini tidak dapat menghapus salah satu pencapaian individu paling ikonik dalam sejarah Liga Pro Saudi.

Perebutan gelar pencetak gol telah menimbulkan banyak ketegangan di minggu-minggu terakhir musim ini. Toney melaju ke final dengan mengetahui bahwa dia telah menyalip Ronaldo di klasemen Sepatu Emas saat ini Julien Quinones secara matematis masih bersaing menuju babak final.

Al-Ahli menutup kampanye kejuaraan mereka dengan kuat dengan sebuah komando Kemenangan 4-1 atas Al-Khaleej di Stadion Pangeran Mohamed bin Fahd. Meskipun tim asuhan Matthias Jaissle sudah mengamankan posisi ketiga di klasemen, klub tetap menampilkan salah satu penampilan ofensif terlengkap musim ini.

Ivan Toney dan Julian Quinones mencegah Ronaldo memenangkan Sepatu Emas ketiga berturut-turut

Meski gagal mencetak gol di pertandingan terakhir, Toney menyelesaikan musim dengan baik 32 gol liga. Namun, Julian Quinones mengkonsolidasikan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak Liga Pro Saudi, melampaui pemain Inggris itu pada hari terakhir musim ini dan menyelesaikan musim dengan 33 gol dalam 31 pertandingan. Penghitungannya cukup untuk menggagalkan Ronaldo mendapatkan Sepatu Emas ketiga berturut-turut di Arab Saudi.

Daftar Pencetak Gol 25-26 Liga Pro Saudi

Prestasi tersebut sendiri merupakan sebuah pencapaian besar mengingat konsistensi Ronaldo yang luar biasa sejak kedatangannya di Al-Nassr. Pemain asal Inggris itu dengan cepat beradaptasi dengan sepak bola Saudi dan menjadi titik fokus serangan Al-Ahli sepanjang kampanye.

Rekor legendaris Ronaldo bertahan dari tantangan lain

Meskipun Quionones memenangkan Sepatu Emas, bagian terbesar dari sejarah tetap utuh. Rekor legendaris Cristiano Ronaldo dengan 35 gol dalam satu musim di Liga Pro Saudi secara resmi tetap tidak terpecahkan setelah Quinones menyelesaikan kampanyenya dengan 32 gol, Dan Toni dari 32 gol.

Dia mencatatkan rekor bersejarah ini selama musim 2023-24 bersama Al-Nassr. Superstar Portugal itu mencetak gol 35 gol liga hanya dalam 31 pertandinganmelampaui rekor satu musim sebelumnya yaitu 34 gol yang dipegang oleh mantan striker Al-Nassr Abderrazak Hamdallah.

Dua pemenang terakhir Sepatu Emas Liga Pro Saudi

Prestasi ini menjadi semakin luar biasa ketika sang superstar mencapainya pada usia 39 tahun. Kampanyenya juga termasuk 11 assist, tiga gol tendangan bebas, dan rata-rata satu gol setiap 75,6 menit.

Sementara itu, Julian Quinones yang berada di posisi kedua menyelesaikan musim dengan 33 golgagal menutup selisih dua gol yang diperlukan untuk melampaui tolok ukur bersejarah pemain Portugal itu. Pemain internasional Meksiko itu membutuhkan setidaknya lima gol di pertandingan terakhir.