Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menuduh Amerika Serikat melakukan serangan rudal mematikan di daerah pemukiman di selatan negara itu dalam serangan bersama dengan Israel.
Dalam sebuah artikel di
Dia mengatakan “rudal serangan presisi AS” digunakan dalam serangan itu.
“Serangan itu menewaskan 24 orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 2 tahun, beberapa remaja pemain bola voli, serta perempuan dan laki-laki lainnya,” kata Baghaei.
“Mereka yang memerintahkan dan melakukan serangan ini harus bertanggung jawab di hadapan pengadilan yang berwenang,” tambahnya.






















