Home Olahraga Christian Pulisic mengetahui posisi sebenarnya Milan di masa depannya ketika klub merencanakan...

Christian Pulisic mengetahui posisi sebenarnya Milan di masa depannya ketika klub merencanakan perombakan skuad yang kejam setelah patah hati di Liga Champions UEFA

4
0



Christian Pulisic kini berada di tengah-tengah pembangunan kembali musim panas yang dramatis setelahnya MilanKeruntuhan menyakitkan di penghujung musim Serie A. Rossoneri gagal mengamankan tempat Liga Champions UEFA di babak final, memicu salah satu pergolakan internal terbesar yang pernah dialami klub selama bertahun-tahun.

Dampaknya terjadi segera setelah Milan kalah 2-1 dari Cagliari, hasil yang mengubah kampanye yang tadinya tampak menjanjikan menjadi bencana. Kepemilikan merespons dengan kekuatan luar biasa, menyingkirkan pelatih kepala Massimiliano Allegri, direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani dan direktur teknis Geoffrey Moncada dalam satu langkah besar.

Tim Serie A ini memasuki akhir pekan terakhir dengan hanya satu poin untuk mengamankan finis empat besar dan lolos ke Liga Champions. Sebaliknya, klub tersebut menyerahkan keunggulan mereka di San Siro dan menyaksikan seluruh proyek mereka runtuh di depan pendukung mereka sendiri. Dalam pernyataan resmi, pihak properti menggambarkan musim sebagai a “sebuah kegagalan yang nyata”.

Pernyataan itu menambahkan: “Sekarang adalah waktunya untuk perubahan dan reorganisasi menyeluruh dalam operasional sepak bola.” Langkah ini menandai dimulainya apa yang diharapkan oleh banyak orang di Italia sebagai pembangunan kembali besar-besaran di semua level klub. Pemilik Gerry Cardinale dan penasihat Zlatan Ibrahimovic kini memimpin proses restrukturisasi saat Milan mencari pelatih, direktur olahraga, dan tim manajemen baru.

Ketidakstabilan klub telah menciptakan ketidakpastian pada beberapa pemain penting. Rafael Leao, Mike Maignan, Adrien Rabiot dan lainnya semuanya telah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang saat Milan berusaha untuk pulih secara finansial dan kompetitif setelah absen di kompetisi terbesar Eropa.

Musim sulit Christian Pulisic menjadi sorotan

Kampanye Pulisic sendiri mencerminkan perjuangan Milan yang lebih luas selama paruh kedua musim ini. Setelah memulai dengan gemilang dengan delapan gol dan dua assist dalam 11 pertandingan pertamanya, striker asal Amerika itu mengalami penurunan produksi yang drastis.

Pemain berusia 27 tahun itu menyelesaikan 21 pertandingan tanpa mencetak gol, kekeringan terpanjang dalam karir profesionalnya. Gol terakhirnya terjadi saat melawan Verona pada Desember 2025, dan pertanyaan segera muncul mengenai peran jangka panjangnya di San Siro.

Meskipun mengalami masa sulit ini, pemain andalan Amerika ini tetap menjadi salah satu sosok terpenting dalam tim. Kapten AS terus menarik perhatian karena nilai komersialnya, peran kepemimpinannya, dan pentingnya menjelang Piala Dunia 2026 di kandang sendiri.

Ketidakpastian seputar arah taktis tim juga sangat mempengaruhi dirinya. Tampaknya, struktur serangan klub gagal melengkapi kekuatannya, terutama setelah Milan meninggalkan penggunaan sistem penyerang tengah tradisional.

Posisi sebenarnya Milan terhadap Pulisic akhirnya terungkap

Meski beberapa nama besar berpeluang meninggalkan Milan musim panas ini, Christian Pulisic dikabarkan dianggap tak tersentuh oleh pemiliknya Gerry Cardinale. Pengungkapan ini kini menjadi salah satu sinyal paling jelas tentang rencana klub di masa depan.

Menurut KalsiomercatoCardinale secara pribadi mengatakan kepada jurnalis terpilih bahwa Pulisic termasuk di antara sedikit pemain yang melakukannya “memberikan segalanya” selama musim yang terlewat. Laporan tersebut juga mengklaim bahwa kepemilikan melihat pemain internasional Amerika itu sebagai bagian penting dari proyek berikutnya.

Christian Pulisic dari AC Milan melakukan pemanasan sebelum pertandingan Serie A.

Situasi tersebut dilaporkan menciptakan ketegangan internal di awal musim. Kalsiomercato kata Zlatan Ibrahimovic secara pribadi meyakinkan Pulisic tentang masa depannya setelah perselisihan dilaporkan muncul dengan Allegri mengenai peran sang pemain di tim. Kini, dengan kepergian Allegri dan pengaruh pemain asal Swedia itu kembali tumbuh, arah Milan tampak jauh lebih jelas.

Cardinale pasti ingin Pulisic bertahan di Milan, bahkan ketika klub bersiap menghadapi perubahan besar di bagian lain skuad. Komitmen ini bisa segera mengarah pada pembahasan kontrak baru. Kontrak pemain berusia 27 tahun itu saat ini akan berakhir pada 2027, meski Milan juga punya opsi untuk memperpanjangnya hingga 2028.