Setidaknya tujuh orang tewas dan sembilan lainnya terluka, termasuk pekerja India, di Dubai pada Senin (waktu setempat) setelah sebuah minibus bertabrakan dengan sebuah truk yang berhenti di tengah jalan, kata pihak berwenang.
Dalam sebuah artikel di X, Konsulat India di Dubai mengatakan: “Sangat sedih atas kecelakaan lalu lintas tragis di Dubai yang merenggut nyawa beberapa pekerja India.”
Misi tersebut menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memberikan semua bantuan dan dukungan yang mungkin dan mengatakan: “Belasungkawa dan doa kami yang tulus menyertai keluarga yang berduka selama masa sulit ini.”
Jawaban cepat atas pertanyaan-pertanyaan kunci
•5 PERTANYAAN
Kecelakaan terjadi ketika sebuah truk yang berhenti mendadak di tengah Jalan Emirates karena ada masalah teknis, ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus yang pengemudinya diduga tidak menjaga jarak aman.
Sedikitnya tujuh orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, lima serius dan empat sedang.
Konsulat India bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga para korban dan korban luka.
Pengemudi yang berhenti di tengah jalan di Dubai akan dikenakan denda sebesar AED 1.000 dan enam titik hitam pada SIM mereka, serta kemungkinan denda sebesar AED 500 karena menghalangi lalu lintas.
Ahli dari Seksi Investigasi Kecelakaan Jalan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Inilah yang kami ketahui
Direktur Departemen Lalu Lintas Umum Kepolisian Dubai, Brigadir Jenderal Juma Salem bin Suwaidan, mengatakan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa sebuah truk berhenti tiba-tiba di tengah Jalan Emirates karena masalah teknis. Dalam keterangannya, ia menambahkan: “Sopir bus yang diduga tidak memperhatikan dan tidak menjaga jarak aman, kemudian menabrak truk dari belakang.”
“Kecelakaan itu menyebabkan tujuh orang tewas dan sembilan orang luka-luka, termasuk lima orang serius dan empat orang sedang. Seluruh korban luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” imbuhnya.
Pejabat misi India mengunjungi rumah sakit dan bertemu dengan orang India yang terluka. Brigadir Juma Salem mengatakan, para ahli dari Seksi Investigasi Kecelakaan Jalan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti spesifik untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Salem menambahkan: “Patroli lalu lintas mengatur lalu lintas, mengamankan lokasi dan memfasilitasi akses kendaraan darurat. Kru pekerja juga memindahkan truk dan bus yang rusak untuk memulihkan lalu lintas normal.”
Setelah kecelakaan itu, Brigadir Juma menggambarkan menghentikan kendaraan di tengah jalan sebagai salah satu pelanggaran lalu lintas paling berbahaya, dan memperingatkan bahwa hal itu dapat menyebabkan “kecelakaan serius, kematian, dan cedera serius.”
Polisi Dubai juga mencatat pengendara yang berhenti di tengah jalan akan dikenakan denda sebesar AED 1.000 dan enam titik hitam pada SIMnya. Selain itu, denda terpisah sebesar AED 500 dapat dikenakan karena menghalangi lalu lintas berdasarkan Pasal 98.
Pihak berwenang Oman menyelamatkan kru India setelah kebakaran
Dalam insiden lain yang dilaporkan hari ini, pihak berwenang Oman menyelamatkan 24 awak India di kapal tanker minyak MT Marivex setelah terjadi kebakaran di kapal berbendera Malagasi, kata kedutaan India di Muscat.
Dalam pesannya di X, kedutaan menyampaikan terima kasih kepada pihak berwenang Oman atas tindakan cepat mereka untuk menjamin keselamatan warga negara India.
“Kami berterima kasih kepada pihak berwenang Oman atas respons cepat dan penyelamatan 24 awak kapal MT Marivex berkewarganegaraan India, dan untuk memastikan keselamatan mereka,” tambah Kedutaan Besar India.
Penyelamatan terjadi beberapa jam setelah Kementerian Pelabuhan, Perkapalan dan Perairan (MoPSW) mengkonfirmasi adanya kebakaran di kapal MT Marivex, di selatan Selat Hormuz.
Saat memberikan pengarahan antar kementerian mengenai perkembangan terkini di Asia Barat, Direktur Divisi Perkapalan Opesh Kumar Sharma mengatakan kebakaran dilaporkan sekitar pukul 13.30. hari ini dan menambahkan, “Ini adalah informasi awal yang kami terima. Berdasarkan informasi yang tersedia, semua pelaut India saat ini aman.”
Sharma lebih lanjut mengatakan, kementerian sedang berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (MEA), misi India di luar negeri, Angkatan Laut India, dan Kementerian Pertahanan untuk memastikan keselamatan awak kapal.
Kementerian Perkapalan telah menghubungi pemiliknya, kata Sharma, seraya menambahkan bahwa mereka sedang mencoba memverifikasi faktanya.






















