Halo, para pembaca Middle East Eye,
Serangan langsung antara Iran dan Israel berhenti setelah terjadi pertukaran serangan pada akhir pekan, sehingga mengurangi kekhawatiran akan eskalasi regional dalam waktu dekat.
Namun, ketegangan masih tetap tinggi ketika Israel melanjutkan operasi militernya di Lebanon, dengan Teheran memperingatkan bahwa mereka dapat melanjutkan serangan jika permusuhan terus berlanjut dan upaya diplomatik antara Washington dan Teheran terus berlanjut melalui mediasi regional.
Berikut pembaruan terkini:
-
Iran dan Israel mengakhiri serangan militer langsung mereka setelah beberapa hari saling bertukar serangan, meskipun kedua belah pihak memperingatkan bahwa jeda tersebut mungkin hanya bersifat sementara.
-
Presiden Donald Trump dilaporkan memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak melakukan eskalasi lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa Israel dapat terisolasi jika pertempuran meluas.
-
Militer Iran memerintahkan penghentian serangan terhadap Israel, namun memperingatkan bahwa agresi lebih lanjut, khususnya di Lebanon, akan memicu respons yang lebih kuat.
-
Pasukan Israel melanjutkan serangan udara mereka di Lebanon selatan, menewaskan sedikitnya selusin orang, termasuk seorang wanita dan seorang anak.
-
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak Maret mencapai 3.637 orang, menurut otoritas kesehatan Lebanon.
-
Teheran mengatakan perundingan dengan Amerika mengalami kemajuan melalui mediasi Pakistan, sementara Wakil Presiden JD Vance mengatakan Washington tetap dalam posisi perundingan yang kuat.
-
Trump mengatakan Israel dan Iran telah “memutuskan untuk berhenti” untuk saat ini dan memperkirakan Amerika Serikat akan menyatakan “kemenangan penuh” atas Iran dalam waktu dua minggu.
-
Militer AS mengatakan pihaknya telah melumpuhkan kapal tanker lain yang menuju pelabuhan Iran, sehingga jumlah total kapal yang menjadi sasaran blokade menjadi tujuh.
-
Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas 16 serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan ketika bentrokan terus berlanjut meskipun ada seruan internasional untuk deeskalasi.
-
Israel mengatakan serangan terhadap Iran sangat terfokus pada infrastruktur pertahanan udara, sementara para pejabat Iran mengatakan negaranya tidak akan tunduk pada tekanan.
-
Harga minyak naik tipis meskipun ada jeda dalam permusuhan langsung, yang mencerminkan berlanjutnya kekhawatiran terhadap stabilitas regional dan pengiriman melalui Selat Hormuz.






















