Menteri Keuangan Koo Yun-cheol berbicara dalam pertemuan dengan menteri ekonomi lainnya mengenai urusan luar negeri di kompleks pemerintahan Seoul pada hari Rabu. Yonhap
Pemerintah akan memberikan dukungan proaktif kepada perusahaan-perusahaan Korea yang ingin berpartisipasi dalam proyek rekonstruksi di Timur Tengah, Kementerian Keuangan mengumumkan pada hari Rabu.
Menteri Keuangan Koo Yun-cheol membahas agenda tersebut dalam pertemuan dengan para menteri ekonomi lainnya mengenai urusan luar negeri, dan mencatat bahwa permintaan untuk peningkatan infrastruktur diperkirakan akan meningkat di negara-negara besar Timur Tengah setelah berakhirnya konflik AS-Iran.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah mengumumkan rencana untuk secara proaktif mendukung perusahaan-perusahaan Korea yang ingin berpartisipasi dalam proyek pabrik, energi, transportasi, logistik, dan infrastruktur digital di berbagai negara.
Korea akan bekerja sama dengan misi luar negeri dan organisasi terkait untuk mengidentifikasi proyek-proyek potensial, sambil memperluas pertukaran tingkat tinggi dengan negara-negara mitra, tambah kementerian tersebut.
Koo mengatakan perekonomian Korea mempertahankan tren pemulihan yang kuat berkat kuatnya ekspor berbasis chip, meskipun masih ada ketidakpastian eksternal.
Menkeu menambahkan, pemerintah akan terus membangun tren pemulihan untuk membantu dunia usaha menciptakan mesin pertumbuhan baru.
“Pemerintah akan berusaha menggunakan momentum kerja sama yang dihasilkan oleh dialog KTT tersebut untuk mendukung ekspansi bisnis Korea di luar negeri dan memberikan hasil nyata yang mengarah pada pertukaran ekonomi yang lebih luas,” kata Koo.






















