Home Olahraga Mengapa Pemain NBA Berpenghasilan Lebih Dari Pemain Sepak Bola – Kebenaran Tentang...

Mengapa Pemain NBA Berpenghasilan Lebih Dari Pemain Sepak Bola – Kebenaran Tentang Gaji Olahraga

3
0


Salah satu perdebatan paling umum dalam olahraga ternyata sangat sederhana:

Atlet mana yang menghasilkan lebih banyak uang?

Baik itu sepak bola versus bola basket, sepak bola versus baseball, atau bahkan pemain sepak bola versus musisi, penggemar terus-menerus membandingkan gaji dan bertanya-tanya mengapa seorang superstar tampaknya berpenghasilan jauh lebih banyak daripada yang lain.

Contoh terbaru melibatkan bintang New York Knicks Jalen Brunson dan penyerang Paris Saint-Germain Ousmane Dembélé.

Di atas kertas, Brunson akan mendapatkan gaji tahunan yang jauh lebih besar dibandingkan Dembele, meskipun sepak bola menjadi olahraga paling populer di dunia dan Dembele menjadi salah satu nama terbesar dalam olahraga tersebut.

Sekilas, ini sepertinya tidak masuk akal.

Namun kenyataannya membandingkan gaji di berbagai olahraga seringkali hanya menceritakan sebagian dari cerita.

Sistem yang menghasilkan dan mendistribusikan uang dalam sepak bola, bola basket, dan bahkan industri musik sangatlah berbeda.

Debat Brunson versus Dembele

Perbandingan yang viral baru-baru ini menunjukkan bahwa gaji tahunan Brunson di NBA jauh lebih tinggi daripada gaji tetap Dembele di Paris Saint-Germain.

Hal ini langsung menimbulkan pertanyaan.

Bagaimana seorang pemain NBA bisa mendapat penghasilan lebih dari pesepakbola yang bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia?

Bagaimana seorang pemain yang berpartisipasi dalam olahraga yang diikuti oleh miliaran orang dapat memperoleh penghasilan lebih rendah dibandingkan pemain bola basket yang liganya sebagian besar terkonsentrasi di Amerika Utara?

Jawabannya bukan terletak pada popularitas, namun pada ekonomi.

Mengapa gaji NBA begitu tinggi

NBA beroperasi di bawah sistem batasan gaji yang terkait langsung dengan pendapatan liga.

Pemain menerima bagian yang signifikan dari pendapatan terkait bola basket (BRI), yang berarti pendapatan liga dibagi antara pemilik dan pemain.

Lebih penting lagi, daftar pemain NBA kecil.

Setiap franchise umumnya memiliki sekitar lima belas pemain.

Itu berarti miliaran dolar pendapatan liga disebarkan ke lebih sedikit atlet.

Hasilnya adalah para pemain elit NBA secara teratur menandatangani kontrak senilai $40, $50, atau bahkan $60 juta per musim.

Kontrak Jalen Brunson tidak hanya mencerminkan nilainya sebagai pemain tetapi juga struktur keuangan NBA itu sendiri.

Klub sepak bola membelanjakan uang mereka secara berbeda

Sepak bola bekerja dengan model yang sangat berbeda.

Ketika sebuah klub merekrut seorang pemain, biayanya jauh melebihi gaji.

Klub mungkin harus membayar:

  • Biaya transfer
  • Komisi agen
  • Bonus penandatanganan
  • Bonus loyalitas
  • Perjanjian hak gambar
  • Insentif kinerja
  • Gaji

Ketika Paris Saint-Germain mengontrak Neymar dari Barcelona, ​​​​klub Prancis itu menghabiskan rekor €222 juta untuk biaya transfer sebelum memperhitungkan gaji.

Real Madrid membayar lebih dari 100 juta euro untuk mengakuisisi Jude Bellingham.

Biaya ini tidak ada di NBA.

Tim bola basket biasanya menghabiskan uang mereka langsung untuk gaji pemain daripada biaya transfer.

Inilah salah satu alasan utama mengapa gaji NBA sering kali tampak lebih tinggi.

Ukuran tim penting

Klub sepak bola juga memiliki skuad yang jauh lebih besar.

Sebuah klub Liga Champions dapat memiliki antara 25 dan 30 pemain senior, ditambah pemain dari akademi yang berlatih secara teratur bersama tim utama.

Tim NBA umumnya hanya memiliki 15 tempat.

Artinya, klub sepak bola harus menyebarkan sumber dayanya ke lebih banyak pemain.

Bahkan ketika sepak bola menghasilkan pendapatan yang besar, uang yang didistribusikan berbeda.

Popularitas tidak sama dengan gaji

Kesalahan yang dilakukan banyak penggemar adalah berasumsi bahwa popularitas secara otomatis menentukan pendapatan.

Sepak bola tetap menjadi olahraga paling populer di dunia.

Pemain seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé diakui di hampir setiap benua.

Namun popularitas saja tidak menentukan tingkat gaji.

Pendapatan NBA terkonsentrasi dalam satu liga dengan hanya 30 waralaba.

Pendapatan sepak bola didistribusikan ke ratusan liga dan ribuan klub profesional di seluruh dunia.

Struktur bisnis lebih penting daripada jumlah pengikut di media sosial.

Mengapa beberapa musisi berpenghasilan lebih besar daripada pesepakbola?

Perdebatan yang sama juga terjadi di luar olahraga.

Fans sering bertanya-tanya mengapa beberapa musisi tampaknya berpenghasilan lebih besar daripada pesepakbola elit.

Sekali lagi, jawabannya tergantung dari mana uang itu berasal.

Pendapatan seorang pesepakbola umumnya berasal dari:

  • Gaji klub
  • Bonus
  • Penawaran Sponsor
  • Hak gambar

Seorang musisi dapat memperoleh uang melalui:

  • Wisata
  • Royalti streaming
  • Hak publikasi
  • Penjualan barang dagangan
  • Dukungan Merek
  • Kepemilikan katalog musik
  • Investasi

Berbeda dengan atlet, musisi tidak dibatasi oleh batasan gaji, anggaran tim, atau bursa transfer.

Tur keliling dunia bisa menghasilkan ratusan juta dolar.

Artis seperti Taylor Swift, Drake, Beyoncé, Burna Boy, dan Davido telah membangun kerajaan bisnis yang melampaui musik itu sendiri.

Dalam banyak kasus, total pendapatan mereka bisa menyaingi atau melampaui pendapatan para atlet elit.

Nilai tersembunyi yang diciptakan para pesepakbola

Faktor lain yang sering diabaikan adalah bursa transfer.

Klub sepak bola memperlakukan pemain sebagai aset.

Sebuah klub dapat membayar 100 juta euro untuk merekrut seorang pemain dan kemudian menjualnya dengan harga yang sangat besar.

Nilai transfer ini menjadi bagian dari nilai ekonomi pemain secara keseluruhan.

Di NBA, sebagian besar nilai tersebut tercermin langsung dalam gaji.

Dalam sepak bola, itu dibagi antara gaji dan biaya transfer.

Inilah sebabnya mengapa seorang pemain yang berpenghasilan kurang dari bintang NBA masih dapat mewakili investasi finansial yang jauh lebih besar secara keseluruhan.

Kesimpulan sebenarnya

Jika nanti grafik yang membandingkan gaji pemain NBA, pesepakbola, atau musisi menjadi viral, ingatlah bahwa gaji saja jarang bisa menjelaskan keseluruhan cerita.

Jalen Brunson berpenghasilan lebih dari Ousmane Dembele tidak berarti bahwa pemain bola basket lebih berharga daripada pesepakbola.

Demikian pula, seorang musisi yang berpenghasilan lebih dari pesepakbola tidak serta merta berarti industri musik lebih kaya dari sepak bola.

Setiap industri mendistribusikan uang secara berbeda.

Model bisnis yang berbeda menciptakan struktur kompensasi yang berbeda.

Meskipun angka gaji mungkin menarik perhatian, angka tersebut hanyalah salah satu bagian dari teka-teki keuangan yang jauh lebih besar.