Home Opini Pezeshkian menyebut perang 12 hari sebagai ‘simbol solidaritas nasional’

Pezeshkian menyebut perang 12 hari sebagai ‘simbol solidaritas nasional’

5
0


Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan perang 12 hari dengan Israel tahun lalu telah menjadi “simbol solidaritas nasional,” dan memuji apa yang ia gambarkan sebagai persatuan dan ketahanan rakyat Iran.

Dalam pesan yang memperingati satu tahun konflik tersebut, yang disiarkan oleh kantor berita resmi Republik Islam, Pezeshkian memberikan penghormatan kepada mereka yang tewas dan mengatakan Israel telah salah perhitungan dalam berpikir bahwa serangan terhadap pejabat tinggi militer dan instalasi strategis akan melemahkan negara tersebut.

Pezeshkian mengatakan “perlawanan” rakyat Iran, bersama dengan kepemimpinan mendiang Ali Khamenei dan ketersediaan angkatan bersenjata Iran, menghalangi Israel mencapai tujuannya dan akhirnya memaksanya untuk menyetujui gencatan senjata.

Konflik ini dimulai pada 13 Juni 2025 dengan serangan Israel terhadap Iran dan berakhir pada 24 Juni setelah hampir dua minggu pertempuran yang juga mengakibatkan serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran seperti Pabrik Pengayaan Bahan Bakar Fordow, Fasilitas Nuklir Natanz, dan Pusat Teknologi Nuklir Isfahan.

Gambar satelit menunjukkan lubang akibat serangan udara di pabrik pengayaan bahan bakar Fordow Iran, dekat Qom, 24 Juni 2025 (Maxar Technologies/AFP)