Home Opini Beberapa jam setelah nota kesepahaman AS-Iran, Trump membahas perang antara Rusia dan...

Beberapa jam setelah nota kesepahaman AS-Iran, Trump membahas perang antara Rusia dan Ukraina: “Kita bisa melakukannya…”

2
0


Presiden AS Donald Trump memanfaatkan pertemuannya dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (15 Juni) untuk memberi sinyal pergeseran fokus terhadap konflik Rusia-Ukraina, hanya beberapa jam setelah mendeklarasikan kesepakatan penting antara AS dan Iran yang bertujuan mengakhiri perang di Timur Tengah.

“Kesepakatan Iran yang kami buat akan membawa banyak keberhasilan bagi dunia karena minyak benar-benar tertahan di sana (di Selat Hormuz) untuk sementara waktu,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa kesepakatan tersebut membantu menstabilkan kondisi global.

Trump mengatakan konflik Rusia-Ukraina bisa menjadi prioritas berikutnya

Trump mengindikasikan bahwa dengan meredanya krisis Iran, Washington kini akan fokus untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.

“Kami melakukan percakapan yang sangat baik kemarin dengan Presiden Zelensky dan Presiden Putin. Saya mengerti, mungkin kami bisa melakukan sesuatu. Saya pikir keduanya terbuka,” ujarnya.

“Jadi saya pikir sekarang (krisis Iran) ini sudah berakhir, kita akan fokus pada hal itu dan melihat apakah kita bisa menyelesaikannya,” tambah Trump.

Macron meningkatkan tekanan Barat terhadap Rusia

Presiden Prancis Macron memanfaatkan pertemuan bilateral tersebut untuk menekankan perlunya dukungan berkelanjutan Barat terhadap Ukraina dan tekanan berkelanjutan terhadap Moskow.

Macron mengatakan dia ingin Amerika Serikat menegaskan: “Kami bersama Anda, kami akan terus mendukung Ukraina dan kami akan meningkatkan tekanan pada Rusia untuk mencapai perundingan yang berarti.” »

Ia menambahkan bahwa penyelesaian apa pun harus melibatkan semua pemangku kepentingan utama: “Negosiasi yang baik adalah negosiasi yang melibatkan Ukraina dan Rusia, namun juga dihadiri oleh Eropa dan Amerika.”

Zelensky diundang ke diskusi G7

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky diperkirakan akan berpartisipasi dalam pembicaraan G7 pada hari Selasa, meskipun negosiasi langsung dengan Trump masih belum terkonfirmasi.

Trump dilaporkan melakukan panggilan telepon terpisah dengan Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan puncak.

Penasihat presiden Rusia Yuri Ushakov mengatakan kepada wartawan bahwa Trump telah menekankan pentingnya mengakhiri permusuhan dan menyatakan kesediaannya untuk membantu memajukan negosiasi, termasuk di tingkat G7.

Perang Ukraina masih menjadi tantangan diplomatik yang belum terselesaikan

Meskipun ada sinyal diplomatik baru, belum ada kemajuan nyata yang diumumkan dalam perang antara Rusia dan Ukraina.

Zelensky dilaporkan mengusulkan pertemuan bersama dengan Putin dan para pemimpin Barat di G7, namun Kremlin tidak menanggapinya. Putin masih berada di bawah surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional, yang memperumit potensi keterlibatan di tingkat pertemuan puncak.

Latar Belakang KTT G7

Perkembangan ini terjadi ketika KTT G7 dibuka di Évian-les-Bains, di mana para pemimpin negara-negara ekonomi utama dunia juga mempertimbangkan implikasi kesepakatan AS-Iran dan perubahan yang lebih luas terhadap keamanan global.