Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan awal pada hari Senin untuk memperpanjang gencatan senjata mereka yang rapuh dan membuka kembali Selat Hormuz, meskipun masih ada masalah besar, termasuk kemungkinan melanjutkan aksi militer Israel di Lebanon.
Tidak ada ketentuan rinci dari perjanjian tersebut yang segera dipublikasikan, namun perjanjian tersebut diperkirakan tidak akan berlaku sampai ditandatangani secara resmi. Menurut mediator Pakistan, perjanjian tersebut harus ditandatangani pada hari Jumat di Jenewa.
Sampai saat itu tiba, pembatasan pelayaran kemungkinan akan tetap berlaku di selat tersebut, yang merupakan jalur penting bagi pasokan minyak dan gas global yang penutupannya telah berkontribusi terhadap krisis energi internasional.
Jawaban cepat atas pertanyaan-pertanyaan kunci
•5 PERTANYAAN
Amerika Serikat pada awalnya akan melepaskan aset Iran yang dibekukan senilai $12 miliar sebelum perundingan resmi dimulai, dan tambahan $24 miliar akan dicairkan selama periode negosiasi 60 hari berikutnya.
Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi pasokan minyak dan gas global, dan pembukaan kembali Selat Hormuz diharapkan dapat mengurangi tekanan yang berkontribusi terhadap krisis energi internasional.
Perjanjian tersebut mencakup komitmen Amerika Serikat untuk tidak menjatuhkan sanksi baru selama negosiasi, serta rencana untuk mencabut sanksi yang ada terhadap Iran setelah kesepakatan akhir tercapai.
Pertanyaan-pertanyaan utama yang belum terselesaikan berkaitan dengan rincian program nuklir Iran, mekanisme inspeksi dan pengelolaan kemampuan militer Iran, khususnya rudal balistik.
Ya, Iran diperkirakan akan menerima akses pertama terhadap aset beku senilai $12 miliar tepat sebelum negosiasi dimulai, dengan tujuan memberikan bantuan ekonomi sebagai bagian dari pembicaraan yang sedang berlangsung.
Kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa Amerika Serikat akan melepaskan aset Iran yang dibekukan senilai $12 miliar sebelum dimulainya negosiasi berdasarkan kesepakatan AS-Iran yang baru-baru ini diumumkan.
Mengutip 14 poin nota kesepahaman antara kedua negara, badan tersebut mengatakan sisa aset yang dibekukan senilai $24 miliar akan dicairkan selama periode negosiasi 60 hari yang dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman. Kesepakatan itu diharapkan akan ditandatangani secara resmi pada hari Jumat di sebuah upacara di Swiss.
“Setengah dari jumlah ini harus diberikan kepada Iran sebelum dimulainya negosiasi,” jelas teks tersebut, yang belum dikonfirmasi secara resmi.
Sanksi dan dampak finansial
Pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Amerika Serikat telah setuju untuk tidak menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran sampai kesepakatan akhir tercapai. Mereka menambahkan bahwa Amerika Serikat akan mencabut sanksi minyak terhadap Iran untuk jangka waktu tertentu dan setelah perjanjian akhir, semua sanksi AS dan PBB akan dicabut sesuai dengan jadwal yang disepakati.
Reuters melaporkan bahwa pejabat tinggi Iran mengatakan Amerika Serikat telah setuju untuk melepaskan aset Iran yang dibekukan senilai $25 miliar, termasuk melalui transfer uang langsung, kerja sama antar negara kawasan, dan jalur kredit keuangan.
Washington, berkoordinasi dengan sekutu regionalnya, akan menyiapkan rencana rekonstruksi dan pembangunan untuk Iran, yang akan dinegosiasikan dan disetujui dengan Teheran dalam waktu 60 hari, tambah mereka, seperti dilansir Reuters.
Trump mengatakan Iran tidak akan menerima uang tunai tetapi sanksi berpotensi dicabut.
Konflik ini telah menjadi beban politik bagi Trump dan anggota Kongres dari Partai Republik, seiring dengan meningkatnya rasa frustrasi masyarakat atas kenaikan harga bensin menjelang pemilu sela bulan November. Pada saat yang sama, Trump menghadapi tekanan di dalam partainya sendiri dari anggota parlemen yang berpendapat bahwa program nuklir Iran harus dibongkar sepenuhnya.
Selama masa jabatan pertamanya, Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir multilateral Iran tahun 2015 yang dinegosiasikan di bawah Presiden Partai Demokrat Barack Obama, yang mencabut sanksi terhadap Teheran dengan imbalan pembatasan aktivitas nuklir dan inspeksi internasional.
Setelah AS keluar, Iran meningkatkan pengayaan uraniumnya, menghasilkan lebih dari 400 kg (sekitar 900 pon) bahan tersebut mendekati tingkat tingkat senjata.
Dalam pernyataan bersama, Inggris, Jerman, Perancis dan Italia mengatakan mereka siap mencabut sanksi terhadap Iran sebagai tanggapan atas “langkah-langkah yang jelas dan dapat diverifikasi” untuk membatasi program nuklirnya.
Tiongkok juga menyambut baik perjanjian tersebut.
(Dengan kontribusi dari agensi)






















