Lionel Messi telah menghabiskan hampir dua dekade menulis ulang sejarah sepakbola.
Pada hari pembukaan kampanye Piala Dunia FIFA 2026 Argentina, pemenang Ballon d’Or delapan kali itu menambahkan babak luar biasa lainnya dalam warisannya, mencetak hat-trick untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia FIFA.
Penampilan tiga gol pemain berusia 38 tahun itu membawanya ke 16 gol Piala Dunia, menyamai legenda Jerman Miroslav Klose di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa.
Ini menjadi pengingat lain bahwa meski di usia senja karirnya, Messi tetap mampu tampil di panggung terbesar sepakbola.
Messi merespons Mbappé dan Haaland
Sebelumnya hari ini, para penggemar sepak bola merayakan penampilan mengesankan dari dua bintang terbesar sepak bola.
Kylian Mbappé mencetak dua gol saat Prancis membuka kampanye Piala Dunia mereka dengan kemenangan 3-1 atas Senegal, sementara Erling Haaland juga mencetak dua gol untuk Norwegia.
Namun seperti yang terjadi berkali-kali selama kariernya, Messi mencuri perhatian.
Kapten Argentina itu mencetak hat-trick di laga pembuka turnamen negaranya, tidak hanya memastikan kemenangan bagi juara bertahan dunia, tetapi juga menyamai salah satu rekor paling bergengsi dalam sejarah sepak bola.
Pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia
| Pangkat | Pemain | Negara | Sasaran |
|---|---|---|---|
| =1 | Lionel Messi | Argentina | 16 |
| =1 | Miroslav Klose | Jerman | 16 |
| 3 | Ronaldo Nazario | Brazil | 15 |
| =4 | Kylian Mbappe | Perancis | 14 |
| =4 | Gerd Muller | Jerman | 14 |
| 6 | Hanya Air Mancur | Perancis | 13 |
| 7 | Pele | Brazil | 12 |
| 8 | Sandor Kocsis | Hongaria | 11 |
| =9 | Jürgen Klinsmann | Jerman | 11 |
| =9 | Helmut Rahn | Jerman | 10 |
Dengan potensi beberapa pertandingan tersisa di turnamen ini, Messi kini memiliki peluang realistis untuk menjadi pemegang rekor sebelum Piala Dunia 2026 berakhir.
Karier Piala Dunia selama berabad-abad
Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai di Jerman pada tahun 2006.
Dua puluh tahun kemudian, ia terus menghasilkan momen-momen cemerlang di panggung terbesar sepak bola.
Rekornya di Piala Dunia tak tertandingi:
- Pemenang Piala Dunia FIFA (2022)
- Dua final Piala Dunia
- Pemenang Ballon d’Or
- Penampilan terbanyak di Piala Dunia oleh pemain outfield
- Pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia
- 16 gol Piala Dunia
- Assist yang tak terhitung jumlahnya dan penampilan pemenang pertandingan
Puncak karir internasionalnya terjadi di Qatar pada tahun 2022 ketika ia menginspirasi Argentina meraih kejayaan Piala Dunia, mencetak tujuh gol dan mengangkat satu-satunya trofi besar yang sebelumnya tidak ia dapatkan.
Banyak yang mengira turnamen ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya.
Sebaliknya, Messi kembali ke tahun 2026 dan sekali lagi membuat sejarah.
Usia hanyalah angka
Mungkin aspek yang paling luar biasa dari pencapaian terbaru Messi adalah usianya.
Pada usia 38 tahun, sebagian besar pesepakbola telah lama pensiun dari sepak bola internasional atau mengambil posisi yang lebih rendah.
Namun Messi terus menentukan pertandingan di level tertinggi.
Hattricknya menjadi pengingat bahwa meski generasi penerus sepak bola, yang dipimpin oleh Mbappé, Haaland, Jude Bellingham, dan lainnya, terus bermunculan, panggung terbesar olahraga ini masih menjadi milik salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Satu rekor lagi dalam jangkauan
Selama bertahun-tahun, rekor 16 gol Piala Dunia milik Miroslav Klose sepertinya tak tersentuh.
Kini Messi ada di sisinya.
Mengingat ambisi Argentina untuk mempertahankan mahkotanya dan performa yang ditampilkan kaptennya di laga pembuka, tak heran jika rekor tersebut menjadi milik mereka sebelum turnamen berakhir.
Dan jika itu terjadi, itu akan menjadi langkah lain dalam karier yang telah mendefinisikan kembali kehebatan.






















