Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Washington memandang perundingan dengan Iran sebagai sarana untuk mencapai hasil daripada memberi penghargaan kepada Teheran, dan menambahkan bahwa ia akan menghadiri perundingan mendatang di Jenewa untuk menilai komitmen Iran terhadap proses tersebut.
“Presiden Trump dan saya tidak memandang perundingan langsung dengan Iran sebagai imbalan, melainkan sebagai langkah serius untuk mencapai hasil,” kata Vance.
“Saya akan menghadiri perundingan Jenewa, sama seperti saya menghadiri perundingan dengan Pakistan, untuk memverifikasi niat Iran dan sejauh mana keseriusan mereka.”
Vance mengatakan Amerika Serikat akan tetap terlibat dalam diplomasi sambil mempertahankan tekanan terhadap Teheran.
“Kami telah mengubah Timur Tengah secara mendasar, baik Iran mematuhinya atau tidak,” katanya, seraya menambahkan bahwa jika Iran gagal menerapkan perjanjian tersebut, “program nuklir, militer, dan rudalnya akan tetap merusak dan terganggu.”






















