Home Olahraga Betapa mahalnya kesalahan penjaga gawang mengakhiri mimpi Uruguay di Piala Dunia

Betapa mahalnya kesalahan penjaga gawang mengakhiri mimpi Uruguay di Piala Dunia

3
0


Kampanye Piala Dunia FIFA Uruguay berakhir dengan menyakitkan setelah kesalahan mahal lainnya dari kiper veteran Fernando Muslera berkontribusi pada kekalahan 1-0 dari Spanyol di pertandingan terakhir Grup H mereka.

Juara dunia dua kali itu membutuhkan hasil positif untuk menjaga harapan mereka mencapai babak 16 besar tetap hidup, tetapi gol Alex Baena di babak pertama memastikan kemenangan bagi Spanyol dan membuat Uruguay tersingkir dari turnamen tersebut.

Kesalahan Muslera yang merugikan terbukti menentukan

Uruguay memulai dengan baik dan tampak seperti tim yang lebih baik di sebagian besar babak pertama. Namun harapan mereka mendapat pukulan telak pada menit ke-42 ketika tembakan mendatar Baena berhasil lolos dari tangan Muslera, meski kedua tangannya berhasil menguasai bola.

Itu merupakan kesalahan ketiga dalam mencetak gol yang dilakukan kiper berusia 40 tahun di Piala Dunia ini, menjadikannya kiper pertama sejak pencatatan dimulai pada tahun 1966 yang melakukan tiga kesalahan serupa dalam satu turnamen.

Menyadari keseriusan situasi, pelatih Uruguay Marcelo Bielsa mengambil keputusan sulit dengan mengganti legenda timnas tersebut di babak kedua dengan menggantinya dengan Sergio Rochet.

Uruguay gagal pulih

Meski terjadi pergantian gol, Uruguay kesulitan bereaksi di babak kedua. Mantan striker Liverpool Darwin Nunez melewatkan dua peluang bagus, sementara pemain Amerika Selatan itu hanya berhasil satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Meski Uruguay terus menekan di fase akhir pertandingan, mereka gagal memberikan ancaman serius kepada kiper Spanyol Unai Simon.

Rasa frustrasi mereka semakin dalam di masa tambahan waktu ketika gelandang Agustin Canobbio mendapat kartu merah karena pelanggaran berbahaya.

Turnamen yang mengecewakan bagi Uruguay

Tersingkirnya Uruguay menandai tersingkirnya mereka yang kedua berturut-turut dari babak penyisihan grup Piala Dunia, setelah hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan.

Pasukan Marcelo Bielsa tidak pernah terlihat seperti tim dengan intensitas tinggi yang diharapkan banyak orang. Meski mereka menunjukkan tekanan agresif dalam waktu singkat, mereka kurang kreatif dan tajam dalam menyerang.

Keputusan untuk memulangkan Muslera dari pensiun internasional awal tahun ini pada akhirnya terbukti harus dibayar mahal, dan kesalahan kiper veteran tersebut menjadi salah satu kisah penentu musim mengecewakan Uruguay.

Spanyol mengalami kemajuan meski tidak mencapai level berikutnya

Bagi Spanyol, kemenangan ini memastikan posisi pertama di Grup H dan memperpanjang pertahanan mereka yang tak terkalahkan, karena mereka menjadi tim Spanyol pertama yang tidak kebobolan satu gol pun di babak penyisihan grup Piala Dunia.

Meski tak menampilkan performa ofensif terbaiknya, pasukan Luis de la Fuente menunjukkan mereka bisa mendapatkan hasil saat dibutuhkan.

Ketika Uruguay pulang dengan kecewa, Spanyol melaju ke babak sistem gugur dengan mengetahui tantangan yang lebih berat menanti.