Lee Byung-kwon, Wakil Menteri Kedua UKM dan Startup, kedua dari kiri, menghadiri acara di K-Bakery Festival, yang diadakan di Majelis Nasional di Seoul, 18 Juni. Yonhap
klik disini untuk artikel lainnya dari Kormedi.com.
Bagi banyak orang, sarapan hanyalah sepotong roti panggang, bagel, atau croissant. Roti merupakan makanan yang cepat, praktis, dan mudah disiapkan, namun seringnya diperingatkan bahwa roti tidak sehat dapat membuat orang merasa bersalah. Kabar baiknya adalah Anda tidak harus menyerah sepenuhnya.
Sebagai gantinya, ikuti aturan sederhana: Setiap kali Anda makan roti, tambahkan sumber protein atau satu porsi sayuran.
Oleskan selai kacang sebagai pengganti selai pada roti panggang dan pasangkan dengan telur rebus di sampingnya. Makanlah salad kecil dengan bagel Anda. Jika Anda makan croissant, makan juga secangkir yogurt Yunani. Kombinasi sederhana ini membantu menciptakan makanan yang lebih seimbang dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Satu butir telur untuk setiap porsi roti
Meskipun roti mengandung sejumlah protein, roti pada dasarnya merupakan sumber karbohidrat. Dua potong roti tawar menyediakan sekitar 6 hingga 7 gram protein. Menambahkan telur rebus memberikan tambahan 6 gram, membantu menutupi kekurangan roti.
Protein sangat penting tidak hanya untuk menjaga otot tetapi juga untuk meningkatkan rasa kenyang. Makanan yang terutama terdiri dari karbohidrat dicerna dengan relatif cepat, sering kali menyebabkan rasa lapar segera setelah makan. Dimasukkannya protein memperlambat pencernaan, memungkinkan makanan bertahan lebih lama di perut dan menunda kembalinya rasa lapar.
Telur rebus hanya mengandung sekitar 70 hingga 80 kalori, menjadikannya tambahan makanan yang mudah. Ia juga menyediakan vitamin B12, yang mendukung fungsi saraf normal dan pembentukan sel darah merah, serta kolin, nutrisi penting yang terlibat dalam pemeliharaan membran sel dan fungsi otak.
Daripada mengolesi roti Anda dengan mentega secara berlebihan, cobalah menumbuk telur rebus dan menggunakannya sebagai isian sandwich. Mencampurnya dengan sedikit yogurt alami dan lada hitam menghasilkan tekstur yang lembut sekaligus mengurangi jumlah mayones yang dibutuhkan. Menambahkan sepotong keju dapat semakin meningkatkan asupan protein dan kalsium.
Makan sayur dulu
Cara Anda mengonsumsi makanan sama pentingnya dengan apa yang Anda makan.
Memulai dengan roti saat Anda sangat lapar sering kali menyebabkan Anda makan terlalu cepat dan mengonsumsi lebih banyak dari yang direncanakan. Sebagai gantinya, mulailah dengan sayuran yang kaya air dan serat, seperti selada, mentimun, paprika, tomat ceri, atau sayuran campur. Makan sayur terlebih dahulu secara alami memperlambat laju makan dan dapat membantu mengurangi keinginan untuk memakan sepotong roti lagi.
Menambahkan sepotong tomat ke dalam sandwich saja tidak akan menghasilkan banyak serat. Kuncinya adalah makan seporsi sayur secara terpisah sebelum menyantap roti. Jika membuat salad sepertinya terlalu merepotkan, segenggam tomat ceri, setengah mentimun, atau beberapa potong paprika bisa melakukan hal yang sama.
Meningkatkan konsumsi sayur juga meningkatkan serat makanan, yang mendukung kesehatan pencernaan dan keteraturan usus. Orang dewasa umumnya disarankan mengonsumsi 25 hingga 30 gram serat per hari, namun banyak yang tidak mencapai tujuan tersebut.
Pilih selai kacang tanpa pemanis daripada mentega atau selai.
Mentega dan selai adalah topping roti klasik, tetapi menggunakannya dalam jumlah banyak akan meningkatkan kalori, serta asupan gula dan lemak jenuh. Hal ini terutama berlaku untuk croissant, yang sudah mengandung banyak mentega.
Selai kacang tanpa pemanis menawarkan alternatif yang lebih sehat dengan menyediakan protein dan lemak tak jenuh yang menyehatkan jantung. Lemak ini juga dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Namun, selai kacang tinggi kalori, menyediakan sekitar 90 hingga 100 kalori per sendok makan, jadi sebaiknya oleskan tipis-tipis saja.
Membaca daftar bahan juga sama pentingnya. Banyak produk komersial mengandung tambahan gula atau minyak sawit. Carilah produk yang bahan utamanya adalah kacang tanah dan tidak mengandung tambahan gula atau minyak sawit.
Untuk menambah rasa dan nutrisi, tambahkan selai kacang dengan beberapa irisan tipis pisang, yang menambahkan serat dan potasium. Menggunakan sekitar setengah pisang membantu mengontrol kalori. Sedikit kayu manis dapat meningkatkan rasa manis dan aroma tanpa menambahkan gula.
Pasangkan kopi dengan yogurt Yunani
Kopi dan roti adalah kombinasi sarapan yang populer, namun secara nutrisi masih ada ruang untuk perbaikan.
Menambahkan secangkir yogurt Yunani tanpa pemanis akan memberikan tambahan protein dan kalsium. Tergantung pada produknya, 100 gram yogurt Yunani mengandung sekitar 9 hingga 11 gram protein, serta kalsium dan probiotik yang bermanfaat. Blueberry atau stroberi segar dapat semakin meningkatkan asupan serat dan antioksidan.
Yoghurt Yunani juga bisa digunakan sebagai olesan. Mencampurnya dengan sedikit lada hitam, minyak zaitun, dan jus lemon menghasilkan olesan yang lembut dan tajam. Menggunakannya sebagai pengganti selai atau krim keju mengurangi gula dan lemak jenuh sekaligus menambahkan rasa segar pada sandwich.
Artikel dari Kormedi.com, portal perawatan kesehatan dan pengobatan terkemuka di Korea, diterjemahkan oleh sistem AI generatif dan diedit oleh The Korea Times.






















