Home Olahraga Mbappe mengirim Prancis ke perempat final Piala Dunia setelah ujian berat di...

Mbappe mengirim Prancis ke perempat final Piala Dunia setelah ujian berat di Paraguay

3
0


Favorit Piala Dunia Prancis selamat dari ketakutan besar untuk mencapai perempat final Piala Dunia FIFA 2026, dengan penalti babak kedua Kylian Mbappe memastikan kemenangan 1-0 atas tim Paraguay yang keras kepala di Philadelphia.

Meski mendominasi penguasaan bola sepanjang kompetisi, pasukan Didier Deschamps kesulitan membongkar pertahanan disiplin Paraguay yang membuat juara dunia dua kali itu frustrasi dalam waktu lama dalam kondisi yang menyesakkan.

Babak 16 besar berlangsung dalam cuaca yang sangat panas, dengan suhu mencapai 38°C, namun Prancis memulai dengan cemerlang dan menguasai sebagian besar bola. Namun, Paraguay, yang dipimpin oleh Gustavo Alfaro, tetap terorganisir dan menggagalkan peluang emas The Blues.

Frustrasi mulai terlihat di babak pertama, dengan Mbappe bereaksi dengan marah setelah mendapat tantangan dari Andres Cubas saat kedua tim memasuki jeda tanpa mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Prancis tampil lebih bersemangat setelah babak kedua dimulai dan akhirnya menguji kiper Orlando Gill pada menit ke-54 ketika tendangan jarak jauh Manu Koné memaksa penyelamatan.

Terobosan akhirnya terjadi setelah adanya perubahan taktis dari Deschamps. Pemain pengganti Desire Doue, yang dimasukkan di sayap kiri, memberikan dampak langsung saat ia melaju ke area penalti dan mengalahkan pengawalnya sebelum gelandang Brighton Diego Gomez menjatuhkannya.

Setelah tinjauan VAR, wasit Ilgiz Tantashev menghadiahkan penalti dan Mbappe dengan tenang mengecoh Gill untuk mencetak gol penentu dan memastikan tempat Prancis di babak 16 besar.

Gol tersebut juga membuat kapten Prancis itu menyamai legenda Argentina Lionel Messi dengan tujuh gol dalam perebutan Sepatu Emas turnamen tersebut.

Paraguay, yang mengejutkan Jerman melalui adu penalti di babak sebelumnya, sekali lagi menunjukkan ketahanan pertahanan dan fisik yang luar biasa, membuat hidup salah satu favorit turnamen ini menjadi sulit.

Pertandingan tersebut menjadi pertandingan sistem gugur Piala Dunia ketiga sejak 1966 yang mencapai babak pertama tanpa kedua tim berhasil melepaskan tembakan tepat sasaran, yang menyoroti disiplin pertahanan tim Amerika Selatan.

Namun, seperti yang mereka lakukan sepanjang turnamen, Prancis menemukan jalan keluar pada saat yang paling penting. Penalti Mbappe melanjutkan rekor Piala Dunia yang luar biasa, menambah jumlah golnya menjadi 19 gol hanya dalam 20 penampilan di kompetisi tersebut.

Bagi Deschamps, kemenangan ini mengingatkan pada pertemuan Piala Dunia sebelumnya antara Prancis dan Paraguay pada tahun 1998, ketika gol emas Laurent Blanc mengirim tuan rumah ke perempat final sebelum akhirnya meraih gelar juara dunia pertama mereka.

Dua puluh delapan tahun kemudian, Deschamps, yang kini memimpin dari bangku cadangan dan bukan dari lini tengah, berharap kemenangan tipis ini akan menjadi langkah maju menuju kejayaan Piala Dunia.