Home Opini Trump mengatakan resolusi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina ‘lebih dekat dari perkiraan orang’...

Trump mengatakan resolusi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina ‘lebih dekat dari perkiraan orang’ dan akan bertemu dengan Zelensky di Turki

3
0


Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin (waktu setempat) bahwa resolusi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun antara Rusia dan Ukraina “semakin dekat daripada yang diperkirakan orang”, dan menambahkan bahwa ia akan membahas perundingan Ukraina minggu ini di Turkiye pada pertemuan puncak Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO).

Pernyataan Trump muncul beberapa hari setelah dia berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Reuters dilaporkan. Namun, dia tidak memberikan alasan khusus atas klaimnya bahwa solusi untuk mengakhiri konflik sudah di depan mata. Lebih buruk lagi, Moskow melancarkan serangan drone dan rudal semalaman ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dan wilayah sekitarnya, yang menewaskan 28 orang.

Baca juga | Rusia meluncurkan serangan drone dan rudal terbesar yang pernah ada di Kyiv, menewaskan sedikitnya 27 orang

Trump berbicara dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Ukraina

Presiden AS mengatakan dia melakukan “percakapan yang baik” dengan Putin selama liburan tanggal 4 Juli. Berbicara tentang percakapannya dengan Putin, Trump berkata: “Saya pikir kita semakin dekat daripada yang diperkirakan orang. Dan Presiden Putin ingin hal ini segera berakhir. Saya menyampaikan hal itu dengan tegas kepada Anda.”

Seorang ajudan Kremlin mengatakan diskusi tersebut berlangsung selama 85 menit dan termasuk tawaran presiden AS untuk membantu mencari cara untuk memajukan upaya perdamaian. Menjelaskan seruan yang terjadi pada tanggal 4 Juli, penasihat Kremlin Yuri Ushakov mengatakan: “Presiden Amerika sekali lagi menegaskan kesediaannya untuk berupaya mengakhiri pertempuran dengan cepat dan menemukan solusi untuk mengatasi krisis ini.”

Mengomentari percakapannya dengan Zelenskyy, Trump berkata, “Dan Presiden Zelenskiy sebenarnya ingin hal ini diakhiri sekarang. Dan kita akan pergi ke NATO, dan kita akan membicarakannya, dan saya pikir kita akan menyelesaikannya,” dan menambahkan, “Saya pikir kita akan mengakhirinya. Ini adalah situasi yang buruk.”

Kremlin mengatakan posisi AS dalam mengakhiri konflik tetap tidak berubah

Menurut laporan itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan dia yakin posisi Washington dalam menyelesaikan konflik tetap tidak berubah. Berbicara kepada wartawan, Peskov mengatakan Putin dan Trump telah sepakat untuk melanjutkan kontak “dalam waktu dekat”, dan menambahkan bahwa Moskow yakin Trump memiliki posisi yang konsisten mengenai konflik tersebut.

Peskov menambahkan: “Anda tahu, Presiden Trump, presiden Amerika, memiliki posisi yang cukup konsisten, dan semua pemalsuan bahwa dia berubah pikiran seperti penunjuk arah cuaca, tentu saja salah.”

Baca juga | Trump menawarkan bantuan untuk mengakhiri perang Ukraina dalam pertemuan 90 menit dengan Putin, kata Kremlin

Juru bicara Kremlin menambahkan: “Dia konsisten dan percaya diri dalam pemahamannya tentang apa yang terjadi, namun, yang lebih penting, dia (Trump) terbuka untuk mendengarkan informasi yang diberikan Putin kepadanya.”

Zelensky sebut wawancara dengan Trump ‘sangat bagus’

Presiden Ukraina, yang dijadwalkan bertemu Trump pada hari Rabu di sela-sela KTT NATO di Ankara, menggambarkan percakapan telepon akhir pekannya dengan presiden AS sebagai hal yang “sangat baik”. Mengatasi Waktu KeuanganZelenskyy mencatat bahwa Trump mengatakan kepadanya bahwa Kyiv “berhasil dengan sangat baik” dalam kampanye drone jarak jauhnya terhadap target industri minyak Rusia, yang memicu kekurangan bahan bakar di Moskow.

Ketika ditanya apakah hal itu cukup untuk membawa presiden AS berpihak pada Kyiv, presiden Ukraina mengatakan dia yakin pemimpin Partai Republik itu melihat konflik ini dari sudut pandang baru. Zelensky berkata: “Presiden Trump ingin mencapai kesuksesan,” dan menambahkan: “Ini berkaitan dengan banyak hal – tidak hanya kepribadiannya, tetapi juga pemilu paruh waktu AS yang akan datang, statusnya, keyakinannya pada bagaimana perang ini dapat berakhir. »

Rusia melancarkan serangan ke Kyiv

Pada malam tanggal 5-6 Juli, Moskow meluncurkan gelombang drone dan rudal yang menargetkan Kyiv. Serangan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan besar lainnya. Dalam sebuah artikel tentang »

Baca juga | Serangan Rusia di Kyiv menewaskan 10 orang, kerugian perang melebihi 2 juta

Dalam postingan lain, Zelenskyy menulis: “Tadi malam, Kyiv menjadi sasaran serangan besar-besaran Rusia. Rusia meluncurkan 68 rudal dan 351 drone penyerang. Upaya respons masih berlangsung. Kerusakan tercatat di lebih dari 10 lokasi di kota, termasuk bangunan tempat tinggal.”

Moskow telah meningkatkan serangannya terhadap Kyiv ketika Putin mengakui bahwa negaranya sedang melalui masa-masa sulit.

Fokusnya sekarang adalah pada pertemuan Trump dengan Zelensky di Ankara dan apakah presiden AS pada akhirnya akan mampu memenuhi janjinya untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat tahun.

Poin-poin penting

  • Optimisme Trump dalam menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina bergantung pada diskusinya dengan Zelensky dan Putin.
  • Meskipun serangan terus berlanjut di Kyiv, upaya diplomatik terus mencari solusi.
  • Waktu pertemuan Trump di NATO dengan Zelensky bertepatan dengan meningkatnya aksi militer Rusia, sehingga menyoroti rapuhnya situasi.