Home Olahraga Ketua NSC Menjelaskan Anggaran Piala Dunia N6,44 Miliar Setelah Pertanyaan Atiku

Ketua NSC Menjelaskan Anggaran Piala Dunia N6,44 Miliar Setelah Pertanyaan Atiku

2
0


Ketua Komisi Olahraga Nasional (NSC), Mallam Shehu Dikko, menjelaskan mengapa ketentuan anggaran sebesar N6,44 miliar untuk kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Nigeria tetap ada dalam Undang-Undang Keuangan 2026.

Isu itu mencuat setelah mantan Wakil Presiden Atiku Abubakar mempertanyakan mengapa dana tersebut tetap masuk anggaran meski Nigeria gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.

Atiku mengatakan, item anggaran yang termasuk dalam Kelompok Dukungan Khusus Presiden Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu memerlukan penjelasan publik.

Dia mempertanyakan mengapa pemerintah menganggarkan N6,44 miliar untuk kualifikasi Piala Dunia setelah kampanye kualifikasi Nigeria berakhir. Ia pun menanyakan siapa yang menyetujui anggaran tersebut dan untuk apa dana tersebut.

Ketentuan anggaran ini memicu perdebatan publik, dan banyak warga Nigeria yang mempertanyakan apakah alokasi anggaran tersebut ditujukan untuk program yang sudah selesai.

Menanggapi hal tersebut, Dikko menyebut ada kesalahpahaman mengenai cara kerja sistem anggaran negara.

Menurutnya, N6,44 miliar awalnya dimasukkan dalam anggaran tahun 2025 untuk mendukung kampanye kualifikasi Piala Dunia Super Eagles. Namun, dia menyebut uang itu tidak pernah dicairkan pada tahun anggaran 2025.

Dikko menjelaskan, meski tidak menerima dana, Komisi Olahraga Nasional tetap membiayai pertandingan Nigeria di kualifikasi Piala Dunia, termasuk pertandingan playoff, dengan menggunakan sumber daya lain yang tersedia.

Dia mengatakan pemerintah federal kemudian menyetujui pengalihan beberapa item anggaran yang tidak didanai dari anggaran tahun 2025 ke anggaran tahun 2026 sehingga pembayaran dapat dilakukan untuk proyek yang telah selesai atau program yang masih tertunda.

“Poin anggaran tersebut sudah masuk anggaran pemerintah federal sejak Undang-Undang Keuangan 2025 untuk mendukung kualifikasi Piala Dunia,” kata Dikko.

Ia menambahkan, saat anggaran 2026 disiapkan, Nigeria masih memiliki petisi ke FIFA terkait proses kualifikasi. Oleh karena itu, kata dia, ada alasan untuk mempertahankan pos anggaran ini hingga masalah tersebut terselesaikan.

Dikko juga mengungkapkan, setelah harapan Nigeria untuk lolos ke Piala Dunia resmi berakhir, NSC bekerja sama dengan Majelis Nasional dan Kantor Anggaran untuk melakukan perubahan anggaran melalui Corrigendum.

Dia mengatakan amandemen tersebut akan memungkinkan dana dialihkan secara hukum untuk mendukung tim nasional Nigeria lainnya yang berpartisipasi dalam kompetisi internasional.

Menurut Ketua NSC, penggunaan amandemen anggaran merupakan proses hukum untuk memperbaiki atau memperbarui elemen undang-undang alokasi.

Ia mengatakan meneruskan ketentuan anggaran yang tidak didanai dari satu tahun ke tahun berikutnya adalah bagian dari kebijakan pelaksanaan anggaran Pemerintah Federal untuk Kementerian, Departemen, dan Badan (MDA), terutama ketika proyek telah selesai namun pembayaran belum dilakukan.

Kontroversi ini telah memperbarui seruan untuk lebih transparan dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pemerintah untuk pengembangan olahraga dan proyek nasional lainnya.