Home Opini Trump mengatakan maskapai penerbangan AS kini bisa terbang ke Lebanon untuk pertama...

Trump mengatakan maskapai penerbangan AS kini bisa terbang ke Lebanon untuk pertama kalinya sejak 1985

3
0


Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, 21 Juli.AP-Yonhap

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa, setelah bertemu dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun, bahwa ia memerintahkan pemerintah AS untuk mengizinkan semua maskapai penerbangan domestik terbang langsung ke negara tersebut.

Semua penerbangan AS dihentikan pada tahun 1985 setelah TWA Penerbangan 847 dibajak dari Athena, Yunani, dalam perjalanan ke Roma, Italia. Pesawat terpaksa mendarat di Beirut. Selama cobaan berat 17 hari itu, seorang penyelam Angkatan Laut AS tewas. Sebelum penerbangan ke Lebanon dapat dilanjutkan, para pejabat AS perlu melakukan tinjauan keamanan menyeluruh terhadap bandara Beirut dan memberikan sertifikasi keamanannya. Tidak jelas apakah maskapai penerbangan AS bersedia melanjutkan penerbangan.

Maskapai penerbangan besar AS, American Airlines, United Airlines dan Delta Air Lines, telah menghentikan penerbangan ke Tel Aviv, dengan alasan masalah keamanan. FAA mengatakan pihaknya “berharap dapat bekerja sama dengan maskapai penerbangan dan mitra antarlembaga kami untuk menerapkan arahan Presiden dan mendukung kembalinya penerbangan ke Lebanon dengan aman.”

Departemen Luar Negeri AS saat ini mengeluarkan peringatan “Jangan Berpergian” ke Lebanon bagi warga Amerika, dengan alasan tingginya ketegangan di Timur Tengah. Pada bulan Februari, pemerintah memerintahkan pegawai pemerintah AS yang tidak bersifat darurat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan Lebanon, dengan alasan risiko keamanan.

Trump memerintahkan Departemen Transportasi AS untuk mencabut larangan layanan udara penumpang AS ke Venezuela pada bulan Januari setelah Amerika menangkap Presiden negara tersebut, Nicolas Maduro, dalam operasi militer pada bulan itu. Layanan dilanjutkan pada akhir April setelah tujuh tahun, dengan penerbangan American Airlines dari Miami ke Caracas.