Pemerintah Inggris telah mengatakan kepada Karim Khan bahwa mereka tidak akan mendukungnya sebagai kepala jaksa dan menolak permintaannya untuk bertemu dengan para menteri sebelum negara-negara anggota Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) melakukan pemungutan suara untuk memecatnya dari jabatannya, demikian ungkap Middle East Eye.
Pada hari Jumat, delapan puluh dua dari 125 negara anggota pengadilan melakukan pemungutan suara secara rahasia untuk memberhentikan Khan sebagai jaksa penuntut atas pelanggaran seksual di markas besar PBB di New York.
Pada bulan Maret, Khan, yang membantah semua tuduhan, dibebaskan dari segala kesalahan oleh panel hakim yang ditunjuk oleh badan pengatur ICC, kantor Majelis Negara Pihak (ASP), untuk meninjau penyelidikan PBB atas tuduhan pelanggaran seksual terhadap dirinya.
Baca selengkapnya: Eksklusif: Inggris memberi tahu Karim Khan bahwa mereka tidak akan mendukungnya sebagai jaksa ICC menjelang pemungutan suara pemakzulan






















