Home Opini Penerbangan Teheran-Dubai akan dilanjutkan setelah perang Israel-Amerika

Penerbangan Teheran-Dubai akan dilanjutkan setelah perang Israel-Amerika

3
0


Penerbangan antara Teheran dan Dubai diperkirakan akan dilanjutkan pada hari Senin, laporan media Iran, beberapa bulan setelah perang Israel-AS mengganggu perjalanan udara melintasi Teluk.

Televisi pemerintah Iran dan media lainnya mengutip Ramin Kashefazar, direktur Bandara Imam Khomeini di Teheran, yang mengatakan bahwa “pengaturan yang diperlukan telah dibuat untuk membuka kembali rute Teheran-Dubai di Bandara Imam Khomeini.”

Tiket muncul di situs web maskapai penerbangan Iran Sepehran pada hari Senin untuk penerbangan ke Dubai pada pukul 10:40 waktu setempat.

Pembukaan kembali rute tersebut terjadi setelah Iran meluncurkan rudal dan drone melintasi Teluk sebagai tanggapan atas serangan AS-Israel selama perang. Teheran mengatakan pihaknya menargetkan kepentingan AS dan bukan infrastruktur sipil.

Bandara Dubai, salah satu bandara internasional tersibuk di dunia sebelum konflik, menghentikan penerbangan beberapa kali selama perang setelah serangan pesawat tak berawak yang menargetkan wilayah tersebut. Rekaman serangan di awal pertempuran menunjukkan sebuah drone jatuh di dekat ruang penumpang.

Jumlah penumpang di Bandara Dubai menurun tajam selama konflik, turun 66% dari tahun ke tahun.

Gencatan senjata telah berlaku sejak April, meskipun baku tembak terus terjadi. Amerika Serikat dan Iran kini terlibat dalam periode negosiasi 60 hari yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan perdamaian abadi.