Home Opini Pasien cuci darah di Gaza terancam kerusakan mesin

Pasien cuci darah di Gaza terancam kerusakan mesin

3
0


Hampir setengah dari mesin dialisis di rumah sakit terbesar di Gaza telah berhenti berfungsi karena blokade Israel dan serangan berulang kali terus melumpuhkan sistem kesehatan di wilayah kantong tersebut.

Ghazi al-Yaziji, kepala departemen ginjal buatan di Kompleks Medis al-Shifa, mengatakan kekurangan serius natrium bikarbonat, zat yang diperlukan untuk mengendalikan keasaman berbahaya dalam darah pasien gagal ginjal, memaksa 25 mesin tidak dapat digunakan.

Menurut dia, saat ini hanya 26 mesin yang berfungsi, bahkan hanya berfungsi sebagian saja.

Tim medis harus mempersingkat sesi dialisis dari empat jam menjadi tiga jam dan sesi perawatan mingguan dari tiga menjadi dua jam, kata al-Yaziji.

Dia memperingatkan bahwa pemotongan anggaran menempatkan sekitar 240 pasien penyakit ginjal kronis stadium 5 dalam risiko serius.

Pengurangan pengobatan telah meningkatkan risiko komplikasi jantung dan pernapasan, yang dalam beberapa kasus bisa berakibat fatal, tambahnya.