Home Opini Berita Perang AS-Iran Langsung: Qatar menegaskan kembali peran mediator karena Iran bersikeras...

Berita Perang AS-Iran Langsung: Qatar menegaskan kembali peran mediator karena Iran bersikeras untuk tidak bertemu utusan AS

3
0


Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menegaskan upaya mediasi berkelanjutan dan dukungan negaranya terhadap semua jalur negosiasi yang timbul dari nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataannya disampaikan dalam pertemuan dengan utusan AS Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump Jared Kushner, di mana mereka membahas perkembangan negosiasi yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Hal ini terjadi bahkan ketika Iran mengatakan tidak akan bertemu dengan utusan AS, sehingga meredupkan prospek perdamaian abadi antara kedua negara.

Para pejabat Iran juga mengatakan kedua belah pihak masih perlu menyelesaikan persyaratan gencatan senjata yang ditandatangani dua minggu lalu sebelum mereka dapat membahas topik-topik yang lebih sulit, seperti kemungkinan pembatasan program nuklir Iran.

“Tidak ada pertemuan di tingkat mana pun dengan pihak Amerika yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei.

Kedua negara akan memulai negosiasi teknis tingkat rendah.

Iran bersikeras menguasai Selat Hormuz, bersama dengan Oman, dan mengesampingkan intervensi pihak ketiga dalam penghapusan ranjau di wilayah ini.

“Kedaulatan Selat Hormuz adalah milik Iran dan Oman, dan lalu lintas di selat tersebut tunduk pada pengaturan yang ditentukan oleh Iran,” kata perunding utama Iran, Mohammed Baqer Qalibaf.

Lalu lintas di selat tersebut menurun selama akhir pekan setelah sebuah kapal ditabrak saat melintasi jalur air pada hari Sabtu.

Iran mengatakan pihaknya akan memantau kepatuhan AS terhadap nota kesepahaman akhir perang “setiap saat” dan memperingatkan bahwa Republik Islam tidak akan melaksanakan komitmennya secara sepihak.

Iran juga mendesak partisipasi Lebanon dalam perjanjian perdamaian dan penarikan pasukan Israel dari wilayah selatan negara itu.

Pantau terus Live Mint untuk pembaruan langsung berita perang AS-Iran