Home Dunia Nikmati restoran steak Eropa modern di Riserva Ubud

Nikmati restoran steak Eropa modern di Riserva Ubud

3
0


Ubud terkenal dengan persawahan dan pusat kesehatannya, namun biasanya tidak terkenal dengan steaknya.

Riserva duduk dengan tenang dalam konteks ini, dibangun di sekitar api terbuka dan lainnya.

Di antara sekian banyak restoran di Ubud yang ditujukan untuk wisatawan yang lewat, Cagar Alam Ubud melakukan sesuatu yang berbeda: memasak dengan kecepatan lebih lambat dan menerima lebih sedikit tamu. Tidak ada teater dapur terbuka di sini, hanya perapian, potongan daging premium, dan ruang makan intim yang dirancang untuk menampung maksimal enam belas tamu.

Jumlah kecil ini membentuk segalanya tentang pengalaman tersebut. Setiap meja menerima tingkat perhatian yang sama dengan yang biasanya disediakan oleh meja koki untuk segelintir pengunjung tetap.

Dengan api dan keahlian

Chef Armen menjalankan dapur dengan naluri restoran steak klasik, namun apilah yang berbicara. Setiap potongan dibakar dan diselesaikan di atas api terbuka, tanpa ada yang tersembunyi di balik saus kental atau tontonan yang tidak perlu.

ITU ‘Sir Harry’ Wagyu Ribeye Memberi Makan Jeruk MB 9+ menawarkan menu marmer terkaya, sementara api terbuka memastikan daging tetap seimbang dan tidak terlalu kaya. Hidangan sebelumnya mengikuti filosofi yang sama, dimulai dengan foie gras parfait dengan rasa jeruk-cranberry, diikuti dengan kerang Hokkaido yang disajikan dengan crème fraîche asap dan telur salmon. Sebagai penutup, Chocolate Délice ditemani dengan es krim madu gosong dan tandan almond.

Minuman patut dicoba

Menu koktail mencerminkan rasa pengendalian diri yang sama seperti yang ditemukan di dapur. Crystal Highball memadukan rasa berasap mezcal dengan jeruk murni dan fino sherry, sedangkan Barrel Aged Manhattan menampilkan lemak kelapa yang melunakkan bourbon tanpa mengurangi kedalaman rasanya.

Daftar anggurnya juga sama mengesankannya, mulai dari anggur yang dapat didekati dalam gelas hingga botol-botol terkemuka dari Bolgheri dan Lembah Napa bagi mereka yang ingin menjelajah lebih jauh. Mereka yang bukan peminum juga tidak ketinggalan, dengan Zero Proof Selection yang menawarkan kreasi seperti Temple Mango Ritual, dibuat dengan mangga, markisa, dan sentuhan manis cabai.

Kemewahan yang intim

Enam belas kursi merupakan pilihan yang disengaja dan bukan suatu batasan. Hal ini memungkinkan dapur mengatur waktu setiap hidangan berdasarkan meja di depannya, daripada menyajikan ruang makan yang penuh sesak.

Kecepatan seperti ini jarang terjadi di dunia kuliner di Bali, dimana kecepatan sering kali lebih diutamakan daripada perhatian pribadi. Di Riserva, api menentukan suasananya, dan segalanya mengikuti.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Cagar Alam Ubud situs web atau ikuti Instagram mereka untuk pembaruan terkini.