Home Opini Siapa Nithya Raman? Perencana kota kelahiran Kerala ingin menjadi walikota Los Angeles

Siapa Nithya Raman? Perencana kota kelahiran Kerala ingin menjadi walikota Los Angeles

6
0


Nithya Raman, seorang politisi India-Amerika kelahiran Kerala, perencana kota dan anggota Dewan Kota Los Angeles, telah muncul sebagai salah satu pesaing utama dalam persaingan untuk menjadi walikota Los Angeles berikutnya.

Pada usia 44 tahun, Raman ingin membangun profil politiknya yang semakin berkembang setelah hanya mendapat tempat kedua dalam pemilihan pendahuluan walikota di kota tersebut.

Kehidupan awal dan pendidikan

Lahir di Kerala, Raman pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya pada usia enam tahun dan dibesarkan di Louisiana.

Dia memperoleh gelar sarjana teori politik dari Universitas Harvard sebelum memperoleh gelar master dalam perencanaan kota dari Massachusetts Institute of Technology.

Sebelum terjun ke dunia politik, Raman bekerja di bidang perencanaan kota dan advokasi komunitas, dengan fokus pada masalah perumahan dan tunawisma di Los Angeles.

Terobosan politik yang bersejarah

Raman memenangkan pemilihan Dewan Kota Los Angeles untuk pertama kalinya pada tahun 2020, mengalahkan anggota dewan petahana David Ryu dalam hasil yang secara luas digambarkan sebagai kekacauan politik.

Kemenangannya menjadikannya wanita Asia-Amerika pertama dan orang Asia Selatan pertama yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota Los Angeles.

Dia terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada tahun 2024 dan saat ini mewakili Distrik 4.

Raman juga salah satu dari empat anggota dewan yang terkait dengan Sosialis Demokrat Amerika.

Janji dan prioritas kampanye

Kampanye walikota Raman sangat berfokus pada keterjangkauan, perumahan, tuna wisma dan infrastruktur.

Prioritas utamanya meliputi:

-Memperluas perumahan terjangkau di Los Angeles.

-Meningkatkan pelayanan bagi para tunawisma.

-Mempercepat tindakan terhadap perubahan iklim dan tujuan keberlanjutan.

-Berinvestasi dalam infrastruktur dan transportasi umum.

-Reformasi program tunawisma yang menurutnya telah salah dikelola.

-Membuat Los Angeles lebih terjangkau bagi keluarga pekerja.

Kampanyenya menampilkan pengalamannya sebagai perencana kota sebagai bukti bahwa ia mampu mengatasi tantangan struktural jangka panjang yang dihadapi kota.

Menurut kampanyenya, Raman memprioritaskan produksi perumahan, layanan tunawisma, dan inisiatif iklim selama menjadi anggota dewan.

Kritik dan tantangan politik

Kebijakan progresif Raman telah menarik dukungan kuat dan kritik tajam.

Para penentangnya sering menyerang seruan sebelumnya untuk memotong anggaran kepolisian, dan menggambarkannya sebagai terlalu progresif untuk sebuah kota yang bergulat dengan masalah kejahatan dan keselamatan publik.

Walikota Karen Bass mengkritik pendekatan Raman terhadap pemerintahan kota, sementara Spencer Pratt berusaha menggambarkannya sebagai bagian dari kelompok politik yang gagal mengatasi tantangan Los Angeles.

Namun para pendukungnya berpendapat bahwa Raman menawarkan alternatif kebijakan yang berfokus pada keterjangkauan, perumahan, dan perencanaan kota jangka panjang.

Saat Los Angeles menuju pemilihan putaran kedua pada bulan November, kenaikan Raman dari anggota dewan lokal menjadi calon walikota menandai salah satu perkembangan politik paling signifikan di kota tersebut dalam siklus pemilu ini.

Baca juga | Pemilihan walikota Los Angeles: Nithya Raman naik ke posisi kedua

Nithya Raman naik ke posisi kedua dalam pemilihan walikota Los Angeles

Politisi India-Amerika Nithya Raman naik ke posisi kedua dalam pemilihan walikota Los Angeles, menempatkannya di jalur yang tepat untuk menghadapi Walikota petahana Karen Bass pada putaran kedua bulan November.

Menurut penghitungan terbaru dari Panitera/Panitera Daerah Los Angeles, Bass memimpin kontes non-partisan dengan 34,68 persen suara, sementara Raman melonjak menjadi 27,12 persen, sedikit melampaui tokoh reality TV Partai Republik Spencer Pratt, yang memperoleh 26,69 persen.

Pemilihan pendahuluan berlangsung pada tanggal 2 Januari, dengan sekitar 80% surat suara telah dihitung sejauh ini. Raman, 44, menghapus defisit delapan poin dari Pratt saat surat suara yang masuk diproses, naik lebih dari 3.000 suara.

Berdasarkan aturan pemilu Los Angeles, jika tidak ada kandidat yang memperoleh lebih dari 50 persen suara, dua kandidat teratas akan maju ke putaran kedua pada bulan November. Dengan Bass jauh di bawah ambang batas tersebut, Raman tampaknya siap untuk menantang petahana dalam pemilihan walikota yang diawasi ketat.