Hong Myung-bo, kiri, pelatih kepala tim sepak bola nasional Korea, dan kapten Son Heung-min mengambil bagian dalam sesi latihan tim di Chivas Valle Verde di Zapopan, dekat Guadalajara, Meksiko, 7 Juni.
klik disini untuk artikel lainnya dari Kormedi.com.
Dengan dibukanya Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara akhir pekan ini, tim sepak bola nasional Korea, yang dipimpin oleh pelatih kepala Hong Myung-bo, telah menyelesaikan program adaptasi khusus yang dirancang untuk mempersiapkan para pemain menghadapi ketinggian dan kondisi panas serta lembab yang menanti mereka di Guadalajara, Meksiko.
Tim mengadakan kamp pelatihan pra-turnamen di dekat Salt Lake City, Utah mulai tanggal 18 Mei selama kurang lebih dua minggu. Salt Lake City terletak di ketinggian kurang lebih 1.460 meter di atas permukaan laut, mirip dengan Guadalajara, di mana Korea akan memainkan dua pertandingan penyisihan grup pertamanya di ketinggian 1.571 meter.
Di dataran tinggi, kepadatan udara yang lebih rendah dapat mengurangi jumlah oksigen yang tersedia bagi tubuh. Perpindahan tiba-tiba ke tempat yang lebih tinggi dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, mual, dan penurunan performa atletik. Untuk membantu pemain beradaptasi, staf pelatih secara rutin memantau tingkat saturasi oksigen dan menyesuaikan beban latihan individu berdasarkan data.
Pejalan kaki berjalan di bawah patung bergambar Korea di lingkungan bersejarah Zapopan dekat Guadalajara, Meksiko, salah satu lokasi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026, 7 Juni.
Bagian penting lainnya dari persiapan tim adalah pelatihan aklimatisasi panas. Setelah latihan, para pemain dengan sengaja memaparkan diri mereka pada suhu tinggi dengan berendam di bak mandi air panas portabel atau menggunakan sauna.
Program ini dirancang untuk bersiap menghadapi iklim Guadalajara, di mana suhu siang hari biasanya mencapai 31 hingga 32 derajat Celcius dan tingkat kelembapan berkisar antara 60 hingga 66 persen.
Padahal, timnas tengah menjalani latihan untuk beradaptasi dengan cuaca panas ekstrem. Tubuh manusia tidak serta merta beradaptasi dengan suhu yang lebih hangat. Biasanya diperlukan waktu satu hingga dua minggu agar pengaturan suhu dan mekanisme keringat beradaptasi dan berfungsi secara efektif. Inilah sebabnya mengapa para pemain mulai terkena panas jauh sebelum turnamen.
Setelah tubuh menyesuaikan diri, keringat dimulai lebih awal dan bekerja lebih efisien, sementara peningkatan suhu inti tubuh menjadi kurang signifikan. Akibatnya, detak jantung dan pengeluaran energi selama latihan dapat menurun, sehingga membantu atlet mempertahankan performa.
Aklimatisasi panas juga dikaitkan dengan peningkatan produksi protein kejutan panas. Protein ini adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh dan diproduksi ketika sel terkena stres seperti suhu tinggi, infeksi, atau kerusakan oksidatif. Mereka membantu memperbaiki protein yang rusak dan menjaga fungsi sel normal.
Namun, para ahli memperingatkan bahwa masyarakat umum tidak boleh mencoba meniru rutinitas atlet dengan menghabiskan terlalu banyak waktu di sauna atau lingkungan yang sangat panas lainnya. Pendekatan yang lebih aman adalah dengan secara bertahap meningkatkan waktu yang dihabiskan untuk berjalan atau berolahraga di luar ruangan pada awal musim panas dan secara bertahap memperluas paparan terhadap kondisi yang lebih hangat.
Orang lanjut usia dan penderita penyakit kardiovaskular harus sangat berhati-hati, karena mereka berisiko lebih tinggi terkena dehidrasi dan penyakit yang berhubungan dengan panas.
Anggota tim sepak bola nasional putra Korea berpartisipasi dalam sesi latihan tim di Chivas Valle Verde di Zapopan, dekat Guadalajara, Meksiko, 7 Juni.
Dokter kepala tim untuk turnamen tersebut adalah Song Joon-seop, yang juga menjabat sebagai dokter tim di Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan. Ia memantau kesehatan fisik para pemain sepanjang kompetisi.
Dukungan kesehatan mental juga menjadi bagian dari persiapan. Han Deok-hyun, seorang psikiater olahraga di Universitas Chung-Ang, bergabung dengan tim sebagai pelatih kinerja mental. Dia melakukan konsultasi dengan para pemain dan staf pelatih, membantu mereka mengatasi kecemasan, stres, dan kelelahan psikologis yang dapat menumpuk selama turnamen yang panjang.
Korea mengakhiri kubu persiapannya dengan kemenangan 1-0 atas El Salvador dalam laga persahabatan Kamis pekan lalu (waktu setempat). Tim berangkat ke Guadalajara pada hari Sabtu untuk persiapan terakhir sebelum dimulainya kompetisi.
Korea dijadwalkan menghadapi Republik Ceko di pertandingan pembuka penyisihan grup pada 11 Juni, hari resmi dimulainya Piala Dunia.
Dengan perkiraan musim panas yang sangat panas tahun ini, para ahli mengatakan bahwa pelajaran paling penting bagi masyarakat umum bukanlah melakukan olahraga yang intens, tetapi memberikan waktu bagi tubuh untuk secara bertahap beradaptasi dengan perubahan musim.
Para pemain dan pelatih tim sepak bola nasional putra Korea berpose untuk foto sebelum Piala Dunia FIFA 2026 di pusat pelatihan Zions Bank di Herriman, Utah, 4 Juni.
Artikel dari Kormedi.com, portal perawatan kesehatan dan pengobatan terkemuka di Korea, diterjemahkan oleh sistem AI generatif dan diedit oleh The Korea Times.






















