Home Dunia KAI akan mengembangkan proyek kereta api Trans Sumatera

KAI akan mengembangkan proyek kereta api Trans Sumatera

6
0


PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini sedang merancang jaringan kereta api terpadu, Kereta Api Trans Sumatera, yang menghubungkan titik paling utara dan paling selatan Pulau Sumatera, dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung.

Proyek Trans Sumatera telah resmi masuk dalam peta jalan transformasi KAI periode 2026-2030. Inisiatif strategis nasional ini bertujuan untuk memperkuat mobilitas penumpang dan memperlancar distribusi logistik antardaerah. Saat ini jalur kereta api di pulau tersebut beroperasi di beberapa bagian yang terfragmentasi dan belum saling terhubung.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, inisiatif ini dilakukan untuk melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Konektivitas kereta api trans-Sumatera dianggap penting karena jaringan yang terfragmentasi telah menghambat transportasi kereta api antarkota dan antarprovinsi.

Berdasarkan arahan Presiden, kami sedang mengembangkan jaringan di Pulau Sumatera, khususnya menghubungkan Banda Aceh hingga Bandar Lampung.kata Rasyidin, Rabu, 3 Juni.

Ditambahkannya juga: “Kalau kita lihat jaringan yang ada, itu hanya jaringan yang terfragmentasi, dari Bandar Lampung ke Palembang. Lalu dari Bandar Lampung ke Lubuk Linggau. Lalu dari Medan sedikit. Dari Padang juga.”

Tahap pertama proyek ini akan fokus pada menghubungkan jalur Banda Aceh-Besitang karena kepentingan strategisnya di wilayah utara. Fase ini diperkirakan mencakup pembangunan rel kereta api sepanjang kurang lebih 478 kilometer.

Untuk mendukung upaya tersebut, KAI tengah menyusun detail engineering design (DED) sebagai landasan teknis sebelum memasuki tahap konstruksi. Total investasi yang dibutuhkan untuk menghubungkan seluruh jaringan kereta api dari Aceh hingga Lampung diperkirakan mencapai $25 miliar atau setara Rp448 triliun.