Perwakilan AS Yassamin Ansari dengan hati-hati menyambut baik perjanjian antara Washington dan Teheran, dan menyebut berakhirnya konflik sebagai perkembangan positif sambil menyerukan pengawasan kongres terhadap setiap kesepakatan akhir.
Dalam sebuah artikel di
“Kongres harus melakukan peninjauan menyeluruh terhadap setiap perjanjian akhir yang ditandatangani dengan Republik Islam,” katanya.
Ansari, salah satu dari dua anggota Kongres keturunan Iran-Amerika, juga mengatakan konflik tersebut menimbulkan kerugian besar bagi kedua negara.
“Perjanjian ini terjadi setelah konflik yang menimbulkan kerugian besar dan memperburuk situasi bagi Amerika Serikat dan rakyat Iran,” tulisnya, mengutip “banyaknya korban jiwa, ketidakstabilan internasional, dan meroketnya harga bahan bakar,” sambil menambahkan, “Hal ini seharusnya tidak pernah terjadi.”
Sambil menunggu rincian akhir perjanjian, berakhirnya perang merupakan langkah positif. Namun hal ini terjadi setelah konflik yang menimbulkan kerugian besar dan memperburuk situasi bagi Amerika Serikat dan rakyat Iran. Banyaknya korban jiwa, ketidakstabilan internasional dan…
— Anggota Kongres Yassamin Ansari (@RepYassAnsari) 15 Juni 2026






















